Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 30 Jun 2021 18:30 WIT ·

1 Pasien di Kepulauan Sula Meninggal Diduga Akibat Tabung Oksigen Kosong


 Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

SANANA – Kasus pasien meninggal dunia akibat tabung oksigen diduga kosong kembali terjadi di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Hal Ini terungkap setelah pasien rujukan Puskesmas Falabisahaya mengalami gangguan pernapasan setelah di vonis terkonfirmasi Covid-19.

Anak kandung pasien, Rudi Umaternate menceritakan, ketika ibunya dirawat di Puskesmas Falabisahaya, petugas disana memvonis ibunya telah terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga harus di rujuk ke RSUD.

“Waktu ibu saya di rujuk saya pikir suda ada persiapan oleh pihak RSUD ternyata tidak,”kata Rudi saat dihubungi zonamalut.id, Rabu (30/6).

“Karena oksigen yang dipakai itu, adalah oksigen kecil yang dibawah dari Puskesmas Falabisahaya bukan oksigen dari RSUD,”sambungnya

Rudi bilang, saat petugas RSUD Sanana datang membawa oksigen saat itu ibunya sudah meninggal dunia.

“Karena petugas RSUD Sanana cari oksigen tapi terlambat, karena saat oksigen datang, ibu saya sudah meninggal,”tuturnya

Direktur RSUD Sanana, Marini Nur Ali, saat dikonfirmasi zonamalut.id membantah hal tersebut. Ia bilang,
informasi kekosongan oksigen di RSUD Sanana adalah Informasi hoax.

“Ketersediaan oksigen di RSUD Sanana cukup untuk kebutuhan pasie dan kami pihak rumah sakit suda menjalankan pelayanan sesuai dengan SOP yang berlaku,”katanya

Dia pun mempertanyakan dasarnya apa keluarga pasien menyebutkan oksigen di RSUD Sanana kekosongan.

“Oksigen di rumah sakit Sanana ada, dan informasi yang bilang oksigen seng ada di rumah sakit itu hoax, jadi atas dasar apa bilang seng ada oksigen, dan menyangkut teknis pelayanan di rumah sakit itu wilayah nya dokter,”tandasnya.


Penulis: Imelda Tude

Editor: Chcaca

Artikel ini telah dibaca 220 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Soal Usulan Pejabat, Bupati Morotai Sebut Media Provokator

17 Mei 2022 - 11:43 WIT

Kuasa Hukum Tetap Mengawal Kasus Dugaan Penipuan di Halmahera Utara

16 Mei 2022 - 19:28 WIT

Sidang Sinode ke-29 Berakhir, Pdt Demianus Ice Terpilih Kembali Ketua GMIH Malut

14 Mei 2022 - 10:20 WIT

Unggul di 4 TPS, Riswan S Totona Siap Dilantik jadi Kades Daruba

13 Mei 2022 - 13:03 WIT

Selisih 249 Suara, M. Aridh Pua Menang Telak di Pilkades Muhajirin

12 Mei 2022 - 20:55 WIT

AWPI Halmahera Utara Sosialiasi Peran Media dan Perkara Hukum kepada Pelajar

12 Mei 2022 - 09:49 WIT

Trending di DAERAH