Komitmen Haji Robert Nitiyudo dalam membangun kehidupan beragama yang rukun dan harmonis kembali terlihat nyata.
Secara diam-diam, pemilik PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) itu membangun Gereja Pusat GMIH Jemaat Imanuel yang berlokasi di Jalan Kemakmuran, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara. Pembangunan gereja ini dibiayai sepenuhnya menggunakan dana pribadi Haji Robert sebesar Rp10 miliar.
Pembangunan ini menjadi angin segar bagi jemaat GMIH Imanuel yang sebelumnya dilanda duka akibat kebakaran hebat yang menghanguskan bangunan gereja. Insiden tersebut menyebabkan kerusakan total dengan kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Ketua Panitia Pembangunan Gereja GMIH Imanuel Tobelo, Nyoter JC Koenoe mengungkapkan, bahwa progres pekerjaan terus berjalan positif. “Untuk plafon sudah rampung 100 persen, sementara pemasangan keramik sudah mencapai 65 persen. Targetnya, seluruh pekerjaan selesai pada bulan Desember, sesuai arahan langsung dari Pak Haji Robert,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan berarti, berkat dukungan dan komitmen semua pihak, terutama bantuan luar biasa dari Haji Robert yang dilakukan tanpa publikasi.
Pembangunan gereja ini mendapat sambutan penuh sukacita dari warga jemaat. Mereka mengapresiasi kepedulian Haji Robert yang dikenal sebagai sosok dermawan dan tokoh lintas agama yang aktif membantu pembangunan berbagai rumah ibadah — baik gereja maupun masjid — di lingkar tambang dan wilayah sekitarnya.
Haji Robert selama ini juga dikenal luas karena kontribusinya dalam penyediaan air bersih, listrik gratis, bantuan pendidikan, kesehatan, serta berbagai program sosial kemasyarakatan lainnya di Halmahera Utara.
Langkah sunyi namun bermakna ini kembali mempertegas posisi Haji Robert sebagai tokoh yang menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Maluku Utara.












