Alasan Haji Robert Bangun Gereja Imanuel: Wujud Toleransi dan Kepedulian

Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Robert Nitiyudo Wachjo, kembali menunjukkan komitmennya terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan toleransi beragama dengan membangun kembali Gereja Imanuel di Gamsungi, Tobelo. Gereja ini sebelumnya mengalami kerusakan berat akibat kebakaran yang menghanguskan sebagian besar bangunannya.

Pembangunan gereja tersebut sepenuhnya didanai oleh Haji Robert dengan dana pribadi, sebagai bentuk kepedulian terhadap umat Kristiani di sekitar lingkar tambang. Tidak tanggung-tanggung, dana yang disalurkan telah mencapai lebih dari Rp 6,5 miliar, dan ditargetkan selesai pada Desember tahun ini.

“Bagi saya, membantu pembangunan gereja adalah bagian dari panggilan kemanusiaan. Ini bukan soal agama, tetapi soal cinta kasih dan persaudaraan,” ujar Haji Robert dalam pernyataannya yang disampaikan melalui tim Stakeholder Engagement PT NHM saat menghadiri persidangan jemaat di Gereja Imanuel, Minggu lalu.

Haji Robert menegaskan bahwa hidup berdampingan dalam perbedaan adalah kekuatan besar bangsa Indonesia.

“Saya ingin saudara-saudara saya yang beribadah di gereja ini bisa merasakan tempat ibadah yang layak dan nyaman, seperti halnya umat lainnya. Ini tanggung jawab moral saya,” lanjutnya.

Kehadiran perwakilan NHM di acara jemaat menjadi bukti nyata bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada pertambangan, tetapi juga aktif dalam mendukung kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat sekitar. Dukungan dari tokoh agama, warga, dan pemerintah daerah terus mengalir sebagai bentuk apresiasi terhadap langkah mulia Haji Robert.

Dengan membangun Gereja Imanuel, Haji Robert bukan hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga mengirim pesan kuat tentang pentingnya toleransi, persatuan, dan saling menghormati antarumat beragama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *