Anggota PKD di Desa Bobaneigo, Halmahera Barat Ditolak Warga, Ini Masalahnya

Seorang anggota Panwaslu Kelurahan/ Desa (PKD) di Desa Bobeneigo, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Barat, ditolak warga setempat saat hendak melakukan pengawasan terhadap tahapan pemuktahiran data pemilih.

Penolakan itu, dilakukan lantaran seorang PKD tersebut bukan warga setempat.

Ketua BPD Bobeneigo, Arjam saat dikonfirmasi membenarkan penolakan tersebut.

Ia bilang, Bawaslu Halmahera Barat juga tidak pernah memberikan informasi soal seleksi calon anggota Panwaslu Kelurahan/Desa baik ke Pemdes maupun masyarakat setempat.

“Padahal, di setiap desa sudah mempunyai jata masing-masing, kenapa yang direkrut harus orang dari luar? Alasan inilah yang membuat pemdes dan masyarakat tolak,” katanya begitu dikonfirmasi zonamalut.id, melalui telepon selulernya, Sabtu (29/6).

Ia bilang, sebelum membuka seleksi PKD, Bawaslu Halbar harusnya melayangkan surat pemberitahuan ke Pemdes sehingga dapat diketahui oleh masyarakat,

Tapi, ini tidak ada, tiba-tiba sudah ada warga dari luar yang masuk jadi PKD di desa kami, otomatis masyarakat tolak,”tandasnya.


Penulis: Zulfikar Saman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *