Apel Pagi, Staf Ahli Pemda Morotai Minta Kasatpol PP Tertibkan Wartawan yang Meliput

Suasana apel pagi kedisiplinan PNS dihalaman kantor bupati morotai || Foto: Lud

Sikap tidak terpuji kembali ditunjukan oleh Staf Ahli di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Sofia Doa.

Pasalnya, Sofia melarang para awak media untuk melakukan peliputan di apel pagi kedisiplinan PNS dilingkungan Pemda Morotai, pada Senin (09/10).

Data dikantongi zonamalut.id, apel kedisiplinan yang dipimpin oleh Kepala Dinas PMD Morotai, Ahdad Hi Hasan dimulai sekitar Pukul 07.30 WIT.

Ahdad Hi Hasan, usai memberikan arahan dilanjutkan dengan pembacaan doa.

Kemudian, Ahdad meminta komandan upacara untuk membubarkan peserta upacara, dan para PNS pun langsung membubarkan diri.

Namun, tiba-tiba Sofia Doa, berdiri tepat di depan dan meminta PNS jangan dulu membubarkan diri dari barisan.

Dengan begitu, Sofia langsung berteriak dengan nada tinggi, meminta wartawan jangan rekam saat ada pengarahan dari pejabat.

“Kalian (wartawan) punya dasar apa rekam-rekam apel kedisiplinan PNS ini,” tanya Sofia.

Tak hanya itu, Sofia juga meminta Kasatpol PP untuk mengusir wartawan di apel itu.

“Pak Kasat tolong tertibkan wartawan dorang (wartawan) dasar apa? rekam-rekam apel ini,” pintahnya

Perlakuan tidak menyenangkan dilakukan oleh staf ahli Pemda Morotai itu pun tampak ditanggapi oleh rekan-rekan wartawan yang meliput.

Salah satunya wartawan Tribunternate.com, sedikit cekcok dengan Sofia Doa.

Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Morotai (AJM) Mikram Duwila mengatakan bahwa, melarang wartawan meliput sangat bertentangan dengan undang-undang keterbukaan informasi publik,” tegas Mikram.

Mikram bilang, yang namanya pejabat publik harus mengabdi untuk publik, bukan menutupi informasi.

Memang ada kerahasiaan atau konsumsi keterbatasan. Namun, pejabat tersebut harus menyebutkan off the record.

“Bukan malah melarang wartawan meliput,” cetusnya

Terpisah, Kabag Humas Pemda Morotai, Ailan Gorahe mengatakan bahwa, kemungkinan ibu Sofia belum paham.

“Mungkin ibu tidak paham soal kinerja-kinerja wartawan. Jadi mohon maaf ya teman-teman pers,” singkat Ailan.


Penulis: Tim
Editor: Faisal Kharie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *