Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 16 Mei 2021 16:42 WIT ·

Bangunan Souvenir di Pulau Dodola, Morotai, Tak Terurus


 Kondisi Bangunan Souvenir di Pulau Dodola || Foto: Faisal Kahrie Perbesar

Kondisi Bangunan Souvenir di Pulau Dodola || Foto: Faisal Kahrie

DARUBA – Kondisi bangunan souvenir di pulau Dodola, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara kini tak terurus.

Pasalnya, bangunan yang dibangun pada tahun 2018 itu, terlihat lama dibiarkan begitu saja sehingga terkesan mubajir.

Amatan zonamalut.id, Minggu (16/5), plafon bangunan tersebut sudah mengalami kebocoran sehingga terlihat bolong. Bahkan,
dilantai juga rumput sudah mulai menjalar.

Selain itu, terdapat juga bangunan kuliner yang sampai saat ini diketahui belum bisa digunakan lantaran masih diperbaiki oleh Dinas terkait.

Kondisi bangunan Souvenir di Pulau Dodola || Foto: Faisal

Kepala Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Ida Arsad, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya bangunan yang belum digunakan.

”Iya benar belum bisa di pakai lantaran masih di perbaiki atap yang bocor, karena Kontraktor yang mengerjakan proyek itu mereka melakukan pemasangan tidak sesuai dengan sebenarnya atau perencanaan,”jelas Ida.

Ida bilang, sebelumnya bangunan tersebut sempat digunakan, hanya saja atapnya mengalami kebocoran sehingga tidak bisa lagi digunakan.

Kondisi Bangunan Souvenir di Pulau Dodola || Foto: Faisal Kharie

”Bangunan ini habis bikin bocor, karena plafon sudah rusak. Tapi, saat ini sudah mulai diperbaiki, karena kemarin kita baru selesai perbaiki ruang aula, dan untuk sekarang dua bangunan ini belum bisa di gunakan karena harus diperbaiki lagi,”katanya.

Ditanya jumlah anggaran untuk dua bangunan itu, Ida mengaku, tidak mengetahuinya soal anggaran tersebut.

”Untuk anggarannya saya tidak tahu karena waktu itu saya belum menjabat sebagai Kadispar,”akunya.


Penulis: M Faisal Kharie

Artikel ini telah dibaca 126 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tetap Mengawal Kasus Dugaan Penipuan di Halmahera Utara

16 Mei 2022 - 19:28 WIT

Sidang Sinode ke-29 Berakhir, Pdt Demianus Ice Terpilih Kembali Ketua GMIH Malut

14 Mei 2022 - 10:20 WIT

Unggul di 4 TPS, Riswan S Totona Siap Dilantik jadi Kades Daruba

13 Mei 2022 - 13:03 WIT

Selisih 249 Suara, M. Aridh Pua Menang Telak di Pilkades Muhajirin

12 Mei 2022 - 20:55 WIT

AWPI Halmahera Utara Sosialiasi Peran Media dan Perkara Hukum kepada Pelajar

12 Mei 2022 - 09:49 WIT

Pemda Halmahera Utara Distribusi Bantuan ke Korban Gempa di Desa Ngidiho

12 Mei 2022 - 09:14 WIT

Trending di DAERAH