Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

PULAU MOROTAI · 2 Agu 2021 15:16 WIT ·

Belum Lakukan Vaksinasi, Polres Morotai Bubarkan Aksi Komonitas Bangsaha


 Polisi Bubarkan Massa Aksi || Foto: Istimewa Perbesar

Polisi Bubarkan Massa Aksi || Foto: Istimewa

DARUBA – Aksi unjuk rasa (Unras) yang dilakukan oleh Komunitas Bangsaha, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara terkait Penolakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta mosi tidak percaya terhadap Covid-19 dan vaksinasi, dibubarkan oleh pihak kepolisian.

Amatan zonamalut.id, Aksi yang dilakukan Komonitas Bangsaha di Kantor DPRD Pulau Morotai, Senin (2/8) tidak berlangsung lama. Pasalnya, Kapolres Pulau Morotai AKBP A’an Handriansyah langsung menyambangi massa aksi kemudian meminta kepada massa aksi agar melakukan Vaksinasi, apabila tidak mau untuk divaksin, maka aksi Unras akan dibubarkan oleh pihak kepolisian, kalau yang merasa sudah divaksin silahkan lanjut melaksanakan aksi Unras.

Namun, para massa aksi tetap bersikukuh sehingga Sat Samapta Polres Pulau Morotai melakukan pembubaran paksa terhadap massa aksi dengan cara menembakan gas air mata, dikarenakan massa aksi belum di vaksin dan kebanyakan tidak patuh Prokes.

Kapolres Pulau Morotai, AKBP A’an Hardiansyah, Ketika Memberikan Arahan Kepada Massa Aksi

Kapolres Pulau Morotai AKBP A’an Handriansyah, ketika dikonfirmasi wartawan mengaku, Saya lakukan pembubaran kepada massa aksi dikarenakan saya sangat-sangat persuasif sekali, karena saya sudah perintahkan dan menyampaikan kepada massa aksi bahwa saya persilahkan melakukan aksi unjuk rasa dan saya tidak melarang karena itu sudah di atur dalam UU. Namun, saya memberikan batasan bagi yang sudah vaksin silahkan melaksanakan unjuk rasa.

“Vaksin minimal tahap satu, maka saya persilahkan kepada masa aksi untuk tampil kedepan lakukan aksi, tapi yang belum di vaksin kemudian tidak mau di vaksin silahkan pulang, dan kalau mau ikut aksi silahkan ke Polres mumpung ada pelaksanaan vaksinasi di sana sedang berlangsung, dan Dokter tidak sembarangan vaksin kalau memiliki penyakit bawahan,”aku A’an.

Kapolres bilang, Sebelumnya dilakukan pembubaran saya sudah sampaikan tetapi mereka belum ada yang vaksin, dan mereka juga masih bersikukuh untuk tetap melaksanakan unjuk rasa, tapi saya masih memberikan waktu lima menit untuk bubar sendiri tanpa ada pembubaran dari pihak kepolisian.

“Sudah kasih waktu lima menit. Tapi, mereka masih negosiasi dengan lain sebagainya, dan saya langsung bubarkan,” terangnya. 

“Memang saat ini tidak ada larangan untuk berkerumun, tetapi masa aksi memberikan contoh yang tidak baik karena mereka belum lakukan vaksinasi,”tambahnya.


Penulis: M. Faisal Kharie

Artikel ini telah dibaca 682 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Soal Usulan Pejabat, Bupati Morotai Sebut Media Provokator

17 Mei 2022 - 11:43 WIT

Sidang Sinode ke-29 Berakhir, Pdt Demianus Ice Terpilih Kembali Ketua GMIH Malut

14 Mei 2022 - 10:20 WIT

Unggul di 4 TPS, Riswan S Totona Siap Dilantik jadi Kades Daruba

13 Mei 2022 - 13:03 WIT

Selisih 249 Suara, M. Aridh Pua Menang Telak di Pilkades Muhajirin

12 Mei 2022 - 20:55 WIT

Polres Morotai Serahkan 2 Tersangka Kasus Narkoba ke Jaksa

11 Mei 2022 - 17:20 WIT

Pintu Otomatis Kantor Bupati Morotai Nyaris Makan Korban

11 Mei 2022 - 15:54 WIT

Trending di DAERAH