Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 28 Des 2021 18:40 WIT ·

Bendahara Desa Sangowo, Morotai, Dihukum 4 Tahun Penjara


 Suasana sidang putusan Bendahara Desa Sangowo di Pengadilan Negeri Tipikor Ternate || Foto: Istimewa Perbesar

Suasana sidang putusan Bendahara Desa Sangowo di Pengadilan Negeri Tipikor Ternate || Foto: Istimewa

Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Ternate menjatuhkan hukuman 4 Tahun Penjara terhadap terdakwa Bendahara Desa Sangowo, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara Joko Hariyanto, dalam kasus penyalahgunaan anggaran desa Tahun 2021 senilai Rp 400 juta rupiah, Selasa (28/12).

Kejari Pulau Morotai, Sobeng Suradal mengatakan, agenda persidangan yang dilakukan oleh Pengadilan Tipikor Ternate adalah pembacaan putusan oleh Majelis Hakim. Dimana, sebelumnya terdakwa dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pasal 2 jo. Pasal 18 UU Tipikor dengan pidana 5 tahun penjara, denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara, uang pengganti Rp 265 juta subsider 2 tahun 6 bulan.

“Namun, Majelis Hakim memutus hukuman kepada terdakwa 4 tahun penjara, karena terbukti melakukan tindak pidana yang diatur dalam Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 UU Tipikor, membayar uang pengganti Rp 265 juta, subsider kurungan 1 tahun, denda Rp 200 juta, subsider 3 bulan,”ungkap Sobeng, dalam rilisnya kepada zonamalut.

Sobeng bilang, sekitar bulan Juni 2021 itu terdakwa telah melakukan pencairan Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2021, terkait dengan pembangunan dan renovasi Dapur Sehat Desa Sangowo senilai Rp 400 juta.

“Pencairan yang dilakukan oleh terdakwa, ternyata dilakukan tanpa sepengetahuan Kepala Desa, Sekretaris, BPD dan perangkat desa, karena terdakwa memalsukan tanda tangan yang dibutuhkan untuk pencairan,”jelasnya.

“Setelah dicairkan uang itu, kemudian terdakwa langsung menggunakan untuk keperluan pribadi, seperti membayar hutang, dan berhura-hura selama terdakwa berada di Jawa,”pungkasnya.

Penulis: Faisal

Artikel ini telah dibaca 287 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Capai Target Vaksinasi, Pemda Morotai Diberikan Penghargaan

22 Januari 2022 - 18:55 WIT

Sejumlah Daerah dan BUMN Dapat Penghargaan Dari Gubernur Malut

22 Januari 2022 - 18:09 WIT

Pembangunan Panggung Live Music dan WFC Zona II di Morotai Rp 19,9 Miliar

22 Januari 2022 - 14:54 WIT

Februari, Bupati Morotai Bakal Resmikan Semua Fasilitas Wisata

22 Januari 2022 - 14:39 WIT

Kejari Halmahera Utara Resmi Tahan 2 Tersangka Korupsi Dana Hibah Panwaslu

22 Januari 2022 - 12:13 WIT

Tumbangkan Tobelo Utara, Basanohi FC Optimis Juara Piala Bupati Cup II

21 Januari 2022 - 20:28 WIT

Trending di DAERAH