Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 18 Jun 2022 16:15 WIT ·

BFI Bawah Mobil ke Tobelo Tanpa Diketahui Pemilik


 Mobil milik Marwia Sarambae yang dibawah ke Tobelo Perbesar

Mobil milik Marwia Sarambae yang dibawah ke Tobelo

Kepolisian Resort (Polres) Pulau Morotai, Maluku Utara, diduga telah melanggar kesepakatan terkait pengamanan sebuah mobil tipe Baleno dengan nomor polisi DG 1171 NB, milik Marwia Sarambae.

Menurut Marwia, sebelumnya sudah ada kesepakatan bersama antara pihak Polisi dan pemilik mobil, bahwa mobil ini tetap diamankan di Polres Morotai sambil jalannya mediasi. Namun, tidak tau mobil tersebut telah dibawah oleh pihak PT. BFI ke Tobelo Halmahera Utara menggunakan Feri KMP. Ngafi, pada Jumat (17/06) sekitar pukul 14.00 WIT,” kata Marwia, kepada wartawan.

Marwia bilang, telah di bohongi oleh pihak Polisi Polres Morotai. Sebab, mobil miliknya dibawah tanpa sepengetahuan dirinya.

“Saya minta ulang-ulang di Pak Rais, saya minta juga kalau memang apa oto (Mobil) di harus di Polres saja, cuman dorang tara kase kunci, dorang bilang di Polisi ini jadi tara usah khawatir barang tetap aman. Itu Rais bilang,” terangnya

Marwia mengaku, sempat kaget dan kesal lantaran mobilnya sudah dibawah pihak PT. BFI ke Tobelo dan pihak Polres tanpa memberitahukan kepada dirinya.

“Tadi ini, saya tara tau kalau oto itu dong bawah, jadi nanti orang kase tau bilang kata liat di Tik Tok, terus tong punya sopir ini telpon kalau oto itu sudah dikasih naik di Feri,” akunya

“Saya kaget, karena kemarin tong so baku bicara baik dengan pak Sibli dengan orang Leasing, tapi kenapa sudah dibawah,” sambungnya

Mobil yang dibawah ke Tobelo itu, kata Marwia, dirinya baru mendapatkan informasi sekitar Jam 3, setelah mobil dalam perjalanan menuju Tobelo menggunakan KMP Feri.

“Saya tiba-tiba dengar oto sudah di Feri, terus saya pigi di Polres di Pak Rais pe ruangan, terus dong bilang iyo ibu oto itu dong so bawa dimana itu,” tuturnya

Tak puas dengan tindakan itu, Marwia pun langsung menelpon Pak Rais yang sebelumnya menahan mobil itu di depan Toko Rizki, tapi tidak direspon.

“Saya telpon berapa kali tapi Pak Rais dia tara pernah angkat,” katanya

Atas tindakan tersebut, Marwia lantas menegaskan bakal melanjutkan untuk melaporkan masalah ini sampai ke Polda Maluku Utara.

“Jadi, tetap lanjut di Polda. Maksudnya ini bukan apa tapi oto ini kan dong (Polisi) pak Rais yang ambil di jalan tanpa izin dari torang langsung ambil, dan dong bilang kase aman di Polres, tapi di Polres hari ini dong bawah tanpa ketahuan dari torang,” tegasnya

Sementara itu, Humas Polres Morotai, Bripka Sibli Siruang, ketika dikonfirmasi mengaku, tidak tahu jika mobil tersebut sudah dibawah oleh pihak PT. BFI ke Tobelo.

“Kira me tahan dulu disini (Polres) lah amankan dulu. Jadi, orang Leasing perusahan saja yang bawah ke Tobelo,” ucap Sibli.

Sibli menjelaskan bahwa, mobil tersebut bukan tanggung jawab Polres Morotai lagi. Polres hanya mengamankan.

“Tapi memang torang tara bisa tahan, sebenarnya torang dari kepolisian hanya selesaikan untuk mediasi untuk menyelesaikan,” jelasnya

Lebih jauh dijelaskan, kami cuman mengamankan tapi karena pihak perusahan PT. BFI mereka sudah paksakan mobil di geser ke Tobelo.

“Tong tara kewenangan tahan itu mobil. Tong hanya amankan sini, tujuan untuk mediasi supaya bisa selesai. Namun, karena solusinya belum ada makanya Polres tidak bisa tahan,” ungkapnya

Ditanya, apakah mobil yang dibawah pihak BFI Tobelo itu dari Polres sudah memberitahu ke pemilik mobil, dirinya mengaku bahwa pihak Polres hanya mengamankan saja.

“Jadi tujuannya mengamankan sini agar kedua bela pihak saling memediasi untuk menyelesaikan. Namun, karena pihak perusahan BFI punya kewenagan penuh mereka sudah mendesak untuk kendaraan digeser ke kantor di Tobelo,” akunya

Heri, saat menceritakan kronologi pasca pihak kepolisian mengamankan mobil, waktu itu saya keluar dari Toko Rizki, bang Rais sudah tunggu di luar. Dia bilang mana tuan oto, saya bilang ada di Kosan. Dia bilang oto ini ada dia punya masalah tunggakan berapa bulan.

“Kemudian saya deng abang Rais naik di oto sama-sama dengan sampai di Polres dan parkir oto di belakang, dan abang Rais minta kunci dan saya langsung pulang panggil Ayu untuk sama-sama balik ke Polres,” cerita Heri.


Penulis: Faisal Kharie 

Artikel ini telah dibaca 353 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Harga Bawang Merah di Maluku Utara dalam Sepekan Naik 70,3 Persen

2 Juli 2022 - 18:18 WIT

FKD Lingkar Tambang Halmahera Utara Gelar Aksi Dukungan kepada Haji Robert

2 Juli 2022 - 16:14 WIT

11 Personil Polres Morotai Naik Pangkat

1 Juli 2022 - 20:25 WIT

Tim SP PT. NHM Distribusikan Santunan Haji Robert untuk Masyarakat Tidak Mampu

1 Juli 2022 - 19:28 WIT

Camat Morotai Selatan dan Pulau Rao Resmi Dilantik Sebagai PPATS

1 Juli 2022 - 12:32 WIT

KM. Harapan Mujur Tujuan Maba, Terbakar di Pelabuhan Tobelo Halmahera Utara

30 Juni 2022 - 23:23 WIT

Trending di DAERAH