Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 11 Jan 2022 21:38 WIT ·

Bupati Morotai Serahkan Bantuan kepada Korban Gempa


 Foto bersama Bupati Benny Laos, usai melakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para korban bencana || Foto: Ical Perbesar

Foto bersama Bupati Benny Laos, usai melakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para korban bencana || Foto: Ical

Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Benny Laos memberikan bantuan uang tunai terhadap para korban Gempa Bumi yang terjadi pada Tahun 2020.

Penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan masing-masing Desa yang dipusatkan di Desa Mandiri Kecamatan Morsel, Selasa (11/01). Terdapat sebanyak 285 rumah warga atau Kepala Keluarga (KK).

Bantuan yang baru saja diserahkan itu adalah bagian dari suatu bentuk prihatin dan kepedulian bagi seorang Kepala Daerah bapak Benny Laos, agar mereka bisa membangunan kembali rumah yang terkena bencana alam, baik kerusakan berat, sedang maupun ringan.

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, ketika memberikan sambutan pada acara penyerahan bantuan gempa bumi

Bupati Benny Laos, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas bantuan baru diberikan kepada para korban bencana gempa pada tahun 2022 ini, karena ada kendala dengan adanya wabah virus Covid-19.

“Terhambat itu karena Corona, kemudian Dana Alokasi Umum (DAU) juga kepotong terus karena harus belanja semua Alat Pelindung Diri (APD), obat-obatan dan sembako,”ucap Benny.

“Saya minta tolong 285 KK ini memanfaatkan uangnya dengan benar. Ingat, rumah yang bagus melahirkan keluarga yang bahagia, jadi menggunakan yang baik,”sambungnya.

Benny bilang, untuk pandemi kemarin Pemerintah Daerah juga berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan bantuan kepada masyarakat morotai secara keseluruhan.

“Semua sembako kemarin sudah kebagi, baik itu susu, beras, gula, kopi, beras, vitamin dan lainnya semuanya sudah dapat. Semua rumah 100 persen dapat kalau ada yang tidak dapat saya berhenti, terkecuali ada rumah yang tidak ada orangnya,”tuturnya.

Bupati Pulau Morotai, Benny Laos, saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan korban gempa

Tak hanya bantuan bencana alam, kata Benny, seluruh desa di enam Kecamatan harus divaksin, karena desa yang sudah 100 persen telah divaksin akan diberikan bantuan uang, hanya saja syaratnya harus terlebih dahulu divaksin.

“Kalu bantuan di desa syaratnya harus vaksin 100 persen dan itu saya sudah bagi banyak desa, seperti di Bere-bere, Gamlamo, Rahmat, Sangowo Barat Doku Mira, Valila dan Sambiki Baru. Terus Desa Mandiri kapan..? jadi harus selesai vaksin dulu baru saya kasih bantuan di desa,”imbuhnya.

Sementara, Sekretaris Daerah Morotai, M. Umar Ali mengaku, bahwa alokasi anggaran yang dialokasikan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih terdapat kekurangan sehingga anggaran di Dinas Perkim juga di pakai untuk rehap rumah warga yang terdampak gempa.

“Jadi kalau benca juga ada maka kita alokasikan di dana darurat, karena ada dana bencana tetapi masih kurang, maka kita memakai ada yang di Perkim dengan komonikasi bencana kalau itu dia sasaran bencana. Tapi, kalau dia kita kase itu maka masyarakat berhak karena rumah tidak layak, atau bantuan bahannya atau rehapnya,”aku Umar.

Masalah anggaran tahun kemarin, kata Umar, pemerintah daerah masih fokus di Covid darurat, namun saat ini sudah bisa serahkan bantuan.

“Kemarin kita lebih fokus ke Covid darurat, skarang kita bantu yang penting ada komonikasi, dan ada SK darurat yang di buat oleh bencana,”katanya.

Kepada Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Morotai Muslim Djumaati menyatakan, penyerahan bantuan uang ini berdasrkan hasil verifikasi rumah yang rusak akibat Gempa yang dilakukan oleh BPBD, Dinas PU dan Perkim di lima Kecamatan Pulau Morotai.

“Gempa tahun 2020 terdapat di lima Kecamatan, dengan total rumah yang rusak berdasarkan hasil verifikasi dari BPBD, PU dan Perkim, itu seluruhnya 285 rumah rusak dengan indikasi ringan, sedang dan berat. Untuk ringan 111, sedang 103 dan berat 71,”jelas Muslim.

Ia menambahkan, untuk kerusakan baik ringan, berat maupun sedang di Kecamatan Morotai Selatan totalnya 114 rumah.

“Khusus di Morotai Selatan itu ada 114 rumah yang rusak, dengan rincian yakni, 31 rumah rusak ringan, 44 rusak sedang dan 39 rusak berat,”terangnya.

“Untuk desa di Kecamatan Morsel yang baru saja menerima bantuan yakni, Desa Nakamura, Morodadi, Wawama, Totodoku dan Juanga. Sementara untuk Desa Mandiri hanya difokuskan untuk pembangunan talud,”tandasnya.


Penulis: Faisal

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Capai Target Vaksinasi, Pemda Morotai Diberikan Penghargaan

22 Januari 2022 - 18:55 WIT

Sejumlah Daerah dan BUMN Dapat Penghargaan Dari Gubernur Malut

22 Januari 2022 - 18:09 WIT

Pembangunan Panggung Live Music dan WFC Zona II di Morotai Rp 19,9 Miliar

22 Januari 2022 - 14:54 WIT

Februari, Bupati Morotai Bakal Resmikan Semua Fasilitas Wisata

22 Januari 2022 - 14:39 WIT

Kejari Halmahera Utara Resmi Tahan 2 Tersangka Korupsi Dana Hibah Panwaslu

22 Januari 2022 - 12:13 WIT

Tumbangkan Tobelo Utara, Basanohi FC Optimis Juara Piala Bupati Cup II

21 Januari 2022 - 20:28 WIT

Trending di DAERAH