Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 20 Jan 2022 21:53 WIT ·

Diduga lakukan Pungli, Kades di Halmahera Utara Dipolisikan


 Oknum Kades Bobisingo, saat mengambil uang di perusahaan || Foto: Istimewa Perbesar

Oknum Kades Bobisingo, saat mengambil uang di perusahaan || Foto: Istimewa

PT. Berinda Perkasa Jaya, yang beroperasi di badang pertambangan di Kecamatan Galela Utara Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, resmi mempolisikan Kepala Desa (Kades) Bobisingo inisial MB, karena diduga telah melakukan praktek pungutan liar (Pungli).

Oknum Kades dilaporkan ke polisi berdasarkan Nomor: LP/B/I/2022/SPKT/Sek Galela, pada Kamis tanggal 6 Januari tahun 2022.

salah satu bukti kwitansi

Koordinator PT. Berinda Perkasa Jaya, Maikel Pangkey mengatakan, ini bermula ketika oknum kepala Desa tersebut menerbitkan surat pemberitahuan secara sepihak dan tidak melalui musyawarah Desa, dengan modus meminta kepada perusahaan sejumlah uang untuk biaya retribusi operasional truk tambang per kubik Rp 50.000.

“Selain itu juga aktivitas perusahaan disabotase dengan melakukan pemalangan jalan oleh beberapa oknum agar PT. Berinda Perkasa Jaya dapat melayani material batu, timbunan, dan kerikil secara gratis menggunakan excavator perusahaan,”ucap Maikel, kepada wartawan, Kamis (20/01).

Maikel bilang, mengenai retribusi operasional truk tambang Rp 50.000, kami tidak sepakat. Sebab, wajib pajak perusahaan telah kami penuhi kepada Pemerintah atau royalti. Sementara tuntutan 50.000 ini tidak melalui bimbingan regulasi peraturan Desa atau Perda.

“Pemberitahuannya sepihak dan mengancam perusahaan menyetujuinya,”ungkapnya.

inisiatif kepala Desa ini, kata Maikel, telah mengatas namakan masyarakat Bobisingo, dan warga setempat tidak mengetahui tuntutan retribusi operasional truk tambang sebesar Rp 50.000 per kubik.

“Padahal, PT. Berinda Perkasa Jaya telah memberikan banyak kontribusi terhadap masyarakat dalam hal pembangunan kantor desa, bahu jalan, jalan tani, serta bantuan alat loader dan exavator untuk pembersihan lapangan bola kaki,”katanya.

“Bahkan oknum Kades telah melakukan pengambilan uang sebesar Rp 37.240.000 dari perusahaan tanpa diketahui oleh masyarakat dan beberapa anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) setempat,”sambungnya.

Sementara, salah satu anggota BPD Desa Bobisingo, yang enggan namanya disebutkan kepada wartawan membenarkan bahwa pengambilan uang Rp 37.240.000 oleh Kades MB itu, baru diketahui setelah adanya pemberitahuan dari pihak perusahaan.

“Dalam Kuitansi tanda terima uang tercatat sebesar Rp. 37.420.000, dengan alasan Kades bahwa ada kepentingan mendadak,”terangnya.


Penulis: Jovi
Editor: Faisal

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Sejumlah Wartawan di Halmahera Utara Gelar Diskusi Dengan Akademisi

21 Mei 2022 - 18:23 WIT

Fraksi GAN dan PKS Gagalkan Paripurna LKPJ Kepala Daerah Morotai

21 Mei 2022 - 13:49 WIT

Kapolsek Jailolo Selatan Halmahera Barat Resmi Berganti

20 Mei 2022 - 20:41 WIT

Seorang Warga Halmahera Utara Nekat Gantung Diri Hingga Tewas

20 Mei 2022 - 16:37 WIT

Dosen Universitas Halmahera Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Pengrusakan

20 Mei 2022 - 15:03 WIT

Dilantik Jadi Kades Yao, Meksen Mala: Mari Kita Bersatu Jalankan Program di Desa

19 Mei 2022 - 22:10 WIT

Trending di DAERAH