Geledah Kantor dan Rumah Mantan Kades, Kejari Halmahera Utara Amankan Sejumlah Dokumen

Penyidik Kejari Halmahera Utara, saat melakukan penggeledahan di Kantor Desa Wateto Kecamatan Kao Utara || Foto: Humas Kejari Halut

Kejaksaan Negeri (Kajari) Halmahera Utara, Maluku Utara, mengamankan sejumlah dokumen dugaan korupsi penyalagunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2017-2019 di Desa Wateto Kecamatan Kao Utara, pada Senin (28/11).

Kepala Kejari (Kajari) Halmahera Utara, Agus Wirawan Eko Saputro mengatakan, dokumen itu ditemukan penyidik dalam penggeledahan di Kantor Desa, kemudian rumah mantan Kades inisial SK, mantan Sekdes dan mantan Pj Kades.

“Aksi penggeledahan terdapat dua lokasi berbeda, lokasi pertama di Kantor Desa dipimpin oleh Kasubsi penyidik Pidsus, Satya Marta Ruhiyat, dan kedua di mantan pejabat desa dipimpin langsung Kasi Pidsus Eka J. Hayer,” kata Eko, kepada wartawan, Rabu (30/11).

“Sejumlah dokumen yang diambil itu terkait dugaan tindak pidana korupsi ADD dan DD di Desa Wateto Kecamatan Kao Utara tahun anggaran 2017, 2018, dan 2019,” sambungnya

Eko bilang, aksi penggeledahan berlangsung selama 2 jam, dan setelah itu tim penyidik kembali ke Kantor dengan membawa sejumlah dokumen hasil sitaan.

“Kami lakukan penggeledahan karena para pihak sengaja menyembunyikan dokumen-dokumen yang diminta oleh penyidik, dan dokumen tersebut baru didapatkan oleh penyidik setelah melakukan penggeledahan,” ungkapnya

“Perkara ini sudah masuk pada tahap penyidikan tingkat perhitungan kerugian negara dari Inspektorat Provinsi Maluku Utara,” pungkasnya


Penulis: Jovi Pangkey
Editor: Faisal Kharie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *