Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

NASIONAL · 4 Des 2021 20:27 WIT ·

Gunung Semeru Erupsi, Warga Berusaha Menyelamatkan Diri


 Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi. Foto: Istimewa Perbesar

Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi. Foto: Istimewa

Gunung Semeru mengalami erupsi. Erupsi tersebut diawali getaran banjir lahar atau guguran awan panas. Situasi di sekitar titik lokasi gelap akibat kabut abu vulkanik.

Hal itu membuat warga di sekitar gunung berusaha menyelamatkan diri akibat erupsi gunung mengeluarkan hujan abu.

Berdasarkan keterangan Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya guguran awan panas mengarah ke Besuk Kobokan, Desa Sapiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Sabtu (4/12) pukul 15.20 WIB.

“Kronologi kejadian yang diamati dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Dusun Poncosumo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, getaran banjir lahar atau guguran awan panas tercatat mulai pukul 14.47 WIB dengan amplitudo maksimal 20 milimeter,” kata Abdul seperti dilansir detik.com Sabtu (4/12).

Pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur kemudian melaporkan visual abu vulkanik dari guguran awan panas sangat jelas teramati mengarah ke Besuk Kobokan dan berbau belerang. Selain itu, berdasarkan laporan visual, beberapa titik lokasi juga gelap akibat kabut abu vulkanik.

Berdasarkan catatan yang dihimpun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur kurang-lebih 500-800 meter dengan pusat guguran berada kurang-lebih 500 meter di bawah kawah.

Akibat adanya kejadian guguran awan panas tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan para penambang untuk tidak beraktivitas di sepanjang daerah aliran Sungai (DAS) Mujur dan Curah Kobokan.

Tim BPBD Kabupaten Lumajang saat ini tengah mengupayakan untuk mendirikan titik pengungsian sektoral di Lapangan Kamarkajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa dan visual Gunung Semeru masih tertutup kabut disertai hujan dengan intensitas sedang.

Sementara itu, kerugian materiil dan dampak lainnya dari erupsi Gunung Semeru masih dalam pendataan.


Editor: Zulfikar Saman

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Harga Infinix Note 10 Pro Desember 2021, Spesifikasi dan Kelebihannya!

6 Desember 2021 - 08:01 WIT

Bangun Dunia Usaha Tanpa Suap, KPK Kerja Sama dengan Kadin

25 November 2021 - 17:55 WIT

Tips Memilih Baju Couple yang Enggak Malu-Maluin

16 November 2021 - 15:57 WIT

Presiden Jokowi Dikabarkan Kunjungi Maluku Utara 14 November

8 November 2021 - 18:13 WIT

KPK Ajak Unpatti Cetak Lulusan Berhati Pattimura

5 November 2021 - 07:58 WIT

Nurul Ghufron: Supervisi KPK untuk Penegakan Hukum yang Berkeadilan

3 November 2021 - 19:26 WIT

Trending di NASIONAL