Sebanyak tujuh titik lokasi pembangunan talud yang diusulkan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.
Ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hanya terdapat empat titik lokasi yang masuk dalam verifikasi.
Kepala BPBD Pulau Morotai, Muslim Jumaati mengatakan, sebelumnya terdapat tujuh titik yang kami usulkan.
Yakni Desa Sopi, Mira, Rahmat, Sangowo, Mandiri, Joubela dan Cio.
Hanya saja, dari hasil verifikasi lapangan yang dilakukan oleh tim BNPB pusat dan Provinsi, terdapat empat titik lokasi yang masuk.
“Diantaranya Desa Joubela 150 meter, Desa Mandiri 300 lebih, Desa Sangowo 400 meter, dan Desa Cio 400 meter,” ungkap Muslim, ketika dikonfirmasi zonamalut.id, Senin (12/06).
Muslim bilang, sementara untuk tiga Desa yakni Desa Mira, Rahmat dan Sopi, dari hasil verifikasi tim di lapangan tidak masuk dalam usulan pembangunan.
Alasan ketiga lokasi ini tidak masuk, karena lokasi tersebut sudah pernah mendapatkan bantuan dana hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR).
“Jadi untuk Desa yang sudah pernah dapat bantuan pembangunan dana hibah RR, maka tidak diberikan lagi dana tersebut,” terangnya
“Namun tidak menutup kemungkinan bisa saja diajukan melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Malut dan Dinas PUPR Morotai untuk dibangun,” sambungnya
Ditanya empat titik yang masuk dalam verifikasi kapan dibangun, kata Muslim, saat ini tahapannya tinggal di Kementerian Keuangan.
Untuk kami di daerah, dari hasil verifikasi itu sudah selesai.
“Mudah-mudahan sesuai rencana kami, tahun ini sudah bisa dilakukan pembangunan,” tandasnya
Editor: Faisal Kharie