Ini penjelasan Kadiskominfo Halmahera Utara Soal Penggunaan Sistem Provider Internet

Kadiskominfosan Halmahera Utara, Reymond Batawi || Foto: Istimewa

Kepala Dinas Komunikasi, Informasi (Kadiskominfo) dan Persandian Pemkab Halmahera Utara, Maluku Utara, Rymond Batawi memberikan penjelasan kaitan dengan sistem penyedia jasa internet yang ada di Pemda setempat atau Provider internet yang berjalan selama ini.

“Itu tagihan ke Telkom yang berjalan bukan tunggakan. Hal itu sesuai kesepakatan antara Pemda Halut dengan Telkom,” kata Rymond ketika meluruskan beberapa kritik yang digelontorkan organisasi kepemudaan di Tobelo belum lama ini.

Menurut Rymond, kaitan dengan dugaan-dugaan yang dilontarkan ke pihaknya, sesungguhnya banyak yang tidak paham mengenai sistem yang ada di Pemda Halut terkait Provider internet atau penyedia jasa internet.

“Sehingga membuat statement yang kurang pas,” ucapnya

Rymond bilang, tahun ini pihaknya akan menggandeng 4 provider atau penyedia jasa internet ke Pemda setempat, salah satunya adalah Telkom.

Ke 4 provider inilah yang menyediakan internet di Kantor Bupati Halmahera Utara.

“Jika salah satu provider mengalami gangguan bisa ter back up dengan yang lain, dan Telkom hanya di kontrak 30 megabyte dari total 150 Mbps kecepatan internet,” ungkapnya

Selain itu, tambah Rymond, di tahun sebelum itu kekuatan jaringan hanya 90 megabyte atau second.

“Itu di bagi ke empat provoder, dan Pemda mendapat keuntungan karena kecepatan yang didapat menjadi meningkat,” terangnya

Saat ini akses internet tidak hanya dipakai di Kantor Bupati dan wilayah perkantoran, tetapi juga beberapa Desa bantuan dari Kominfo.

“Bukankah ini satu langkah maju kita dan sampai saat ini, karena layanan internet di kantor Bupati masih lancar-lancar saja,” pungkasnya


Penulis: Jovi Pangkey
Editor: Faisal Kharie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *