Insentif Daerah Tim Nusantara Sehat di Morotai Belum Dibayar 8 Bulan

Ilustrasi insentif

Sebanyak 8 bulan insentif daerah tahun 2024 milik Tim Nusantara Sehat yang bertugas di Pulau Morotai, Maluku Utara, belum dibayarkan oleh pemerintah.

Ini diketahui setelah adanya keluhan dari tengah kesehatan (Nakes). Menurut mereka bahwa tim nusantara sehat utusan dari kementerian kesehatan (Kemenkes) RI yang ditugaskan di Pulau Morotai, itu insentif mereka masih ditunggak oleh pemerintah.

“Untuk 2023 punya sudah terbayarkan lunas, hanya saja untuk 2024 baru dibayar 2 bulan, dan masih 8 bulan yang belum dibayar,” ungkap Mashuri, bendahara Dinkes Morotai kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, Sabtu (15/02/2025).

“Kami terus menagih hak-hak kami hingga Februari 2025 ini, tetapi mereka hanya menjanjikan,” sambungnya

Mashuri bilang, besaran insentif di tahun 2023 untuk dokter adalah Rp 1 juta. Sementara untuk Nakes lainnya Rp 500 ribu.

Hanya saja, di tahun 2024 terjadi perubahan anggaran sehingga insentif mereka juga naik menjadi Rp 3 juta untuk dokter dan Rp 1 juta untuk Nakes lainnya,” terangnya

Ia menambahkan bahwa, tim Nusantara Sehat yang ditugaskan oleh Kemenkes RI di Morotai itu terdiri dari tim 22 dan tim 23. Mereka ini memiliki tugas khusus individu.

Para tim ini berbagi tugas disejumlah Puskesmas yang ada di Morotai yakni tim 22 di Puskesmas Libano dan tim 23 di Puskesmas Sopi.

Sementara, untuk individu terdapat di Puskesmas Cio, Wayabula, Sangowo, Sabatai, Daruba, Leo-leo dan beberapa Puskesmas yang ada di Morotai.

“Para Nakes yang masuk dalam Tim Nusantara Sehat itu terdiri dari Perawat, Analis Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Farmasi, Gizi, dan Kesmas,” tandasnya


Penulis: Faisal Kharie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *