Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 10 Jun 2021 15:29 WIT ·

Inspektorat Morotai Diberikan Target PAD Rp 1,5 Miliar dari Hasil Temuan Pemeriksaan


 Kepala Inspektorat Pulau Mororai, Marwanto P. Soekidi. || Foto: Ical Perbesar

Kepala Inspektorat Pulau Mororai, Marwanto P. Soekidi. || Foto: Ical

DARUBA – Inspektorat Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara diberikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) oleh Pemerintah Kabupaten Morotai di tahun 2021 ini senilai Rp1,5 Miliar.

”PAD yang didapatkan itu dari temuan hasil pemeriksaan, baik itu di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun di Desa,”ucap Kepala Inspektorat Pulau Mororai, Marwanto P. Soekidi, ketika di temui Zonamalut.id diruang kerjanya, Kamis (10/6/21).

Marwanto mengaku, dari semua Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku Utara ini hanya Inspektorat Morotai yang diberikan target oleh Pemda Morotai untuk mengelola PAD.

”Setahu saya dari semua Kabupaten di Malut hanya Morotai, dan kami lakukan ini karena melihat dari sisi baiknya untuk membuat kami lebih terpacu dalam berkinerja, karena ada target yang diberikan,”tambahnya.

Menurut Marwanto, dari angka yang diberikan ini yang dilihat diakhir tahun bisa mencapai target, karena masih banyak tagihan-tagihan yang bisa diuangkan walaupun dengan jumlah terbatas, namun sudah kerja sama dengan Kejaksaan untuk lakukan penagihan dan sejauh ini PAD yang kami dapatkan kalau tidak salah sudah di angka 300 atau 400 juta, maka dari angka ini kami optimis bisa mencapai target.

”Jadi paling tidak kami bisa menyumbangkan pemasukan daerah, dan bagi saya yang paling sulit seperti ini, karena kita mencari yang tidak ada. Berbeda dengan instansi lainnya yang sudah ada tinggal di cari, contohnya pajak hotel dan ini ada tinggal di tagih saja,”katanya.

Ia menjelaskan, sumber PAD ini yang didapatkan selain dari proyek, ada juga dari beberapa sumber lainnya seperti belanja modal, belanja rutin serta dana desa.

”Jadi PAD ini kami lihat uang yang masuk di Kas Daerah (Kasda) yang di setor para pelaku,”terangnya.


Penulis: M Faisal Kharie
Editor: Chaca

Artikel ini telah dibaca 338 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tetap Mengawal Kasus Dugaan Penipuan di Halmahera Utara

16 Mei 2022 - 19:28 WIT

Sidang Sinode ke-29 Berakhir, Pdt Demianus Ice Terpilih Kembali Ketua GMIH Malut

14 Mei 2022 - 10:20 WIT

Unggul di 4 TPS, Riswan S Totona Siap Dilantik jadi Kades Daruba

13 Mei 2022 - 13:03 WIT

Selisih 249 Suara, M. Aridh Pua Menang Telak di Pilkades Muhajirin

12 Mei 2022 - 20:55 WIT

AWPI Halmahera Utara Sosialiasi Peran Media dan Perkara Hukum kepada Pelajar

12 Mei 2022 - 09:49 WIT

Pemda Halmahera Utara Distribusi Bantuan ke Korban Gempa di Desa Ngidiho

12 Mei 2022 - 09:14 WIT

Trending di DAERAH