Inspektorat Morotai Diduga Lindungi Kasus Mantan Bendahara Dispar

Kantor Bupati Pulau Morotai || Foto: Ajin

Dugaan kasus penyalahgunaan DAK Non fisik tahun anggaran 2023 bernilai miliaran rupiah, yang melibatkan mantan bendahara Dinas Pariwisata Morotai berinisial AT, diduga sengaja dilindungi oleh Inspektorat Pulau Morotai, Maluku Utara.

Pasalnya, dugaan kasus penyalahgunaan anggaran yang ditangani oleh pihak Inspektorat sejak tahun 2023, dan hingga kini terkesan jalan ditempat.

Kepala Inspektorat Pulau Morotai, Marwanto P Soekidi ketika dikonfirmasi wartawan mengaku, belum ada perkembangan terkait dengan pemeriksaan itu.

Karena yang bersangkutan (Bendahara) saat tidak terlihat batang hidungnya.

“Waktu audit yang bersangkutan ada, tapi sekarang sudah tidak kelihatan,” kata Marwanto, Selasa (27/02/2024).

Marwanto bilang, memang sebagian anggaran telah dikembalikan, tapi bukan yang bersangkutan yang mengembalikan.

“Yang melakukan pengembalian itu beberapa bagian unit kerja lainnya, karena mereka melakukan kesalahan, sehingga anggarannya dikembalikan,” terangnya

“Jadi kasus ini yang melakukan penyalahgunaan adalah bendahara,” sambungnya

Ditanya apakah pengembalian sudah seratus persen, Marwanto mengaku belum melihat kondisi sekarang, dan seharusnya pengembalian sementara itu ditangani oleh atasan.

“Karena untuk proses dan secara hukum bendahara yang lakukan, dan perkara ini masih terus berlanjut,” tandasnya


Penulis: Tim
Editor: Faisal Kharie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *