Jelang Natal, Disperindagkop Morotai Gelar Operasi Pasar Murah

Salah satu lokasi kegiatan operasi pasar murah di desa sabatai baru, kecamatan morotai selatan || Foto: zonamalut

Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, menggelar operasi pasar murah pada Selasa, (09/10/2025).

Ini dalam rangka menyambut hari raya Natal 25 Desember tahun 2025 dan tahun Baru 2026.

Kegiatan operasi pasar murah yang digelar di tiga titik yakni Desa Sabatai Baru, Desa Daeo Majiko dan Desa Sambiki Baru.

Operasi pasar murah yang dilakukan oleh Disperindagkop ini setiap memasuki hari-hari besar keagamaan. Guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, karena sejumlah komoditas dijual dengan harga jauh lebih rendah dibanding harga pasar.

Dalam sambutan Bupati Morotai, yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik, Basri Djindadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis Pemda untuk menekan gejolak harga di tengah tantangan ekonomi nasional.

“Perlu kita pahami bersama bahwa kondisi ekonomi nasional saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Kebijakan pemerintah pusat melakukan pemangkasan dana transfer ke daerah sebesar kurang lebih 35 persen tentu berdampak signifikan, termasuk bagi Kabupaten Pulau Morotai,” ucap Basri.

Menurut Basri, pemangkasan tersebut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi lokal, daya beli masyarakat, hingga kemampuan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Meski begitu, Pemda Morotai terus berupaya adaptif dan responsif dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

“Salah satu langkah konkret yang kami lakukan adalah operasi pasar murah seperti yang kita laksanakan hari ini. Dimana, pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat di seluruh wilayah Morotai dapat memperoleh bahan pokok dengan harga wajar, bahkan satu harga dengan di Daruba,” katanya

“saya minta Disperindagkop dan Dinas Pertanian terus menggelar operasi pasar secara berkala, terutama ketika terjadi gejolak harga atau menjelang hari-hari besar keagamaan,” sambungnya

Selain operasi pasar murah, tambah Basri, saat ini pemerintah daerah telah menjalankan program prioritas sosial yaitu pemberian bantuan kepada lansia, janda, penyandang disabilitas, serta anak yatim piatu. Program ini bertujuan menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat rentan dan memperkuat daya beli di tengah tekanan ekonomi.

“Kita kombinasikan antara operasi pasar murah dan bantuan sosial, diharapkan dapat memberi ruang bernapas bagi masyarakat, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen pemerintah hadir dalam kehidupan masyarakat,” terangnya

Dikesempatan tersebut, mewakili Bupati Morotai, Basri menyampaikan selamat menyongsong Natal kepada umat nasrani di Morotai. Ia berharap operasi pasar murah yang digelar membawa berkah, keringanan, dan kebahagiaan bagi seluruh keluarga.

“Selamat mempersiapkan diri menyambut sukacita Natal. Semoga kegiatan ini membawa keringanan dan kebahagiaan bagi kita semua,” tutupnya

Diketahui, sejumlah bahan pokok yang dijual dengan harga sebagai berikut yakni minyak goreng 5 liter dari harga toko Rp 90.000 menjadi Rp 75.000, minyak goreng sachet dari Rp 19.000 menjadi Rp 16.000, gula pasir dari Rp 19.000 menjadi Rp 14.000 per kilogram, beras PHP 5 kilogram dari Rp 65.000 menjadi Rp 55.000, terigu Kompas dari Rp 14.000 menjadi Rp 11.000, teh Sari Murni dari Rp 7.000 menjadi Rp 5.000, serta kopi Kapal Api 60 gram dari Rp 10.000 menjadi Rp 7.000.


Editor: Jainal Wahab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *