Junjung Tinggi Keselamatan Berkendara, Indotan Group Kantor Jakarta Adakan “Safety Driving Training Sharing”

Kesehatan dan keselamatan selalu menjadi perhatian perusahaan tambang emas PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) yang merupakan bagian dari Indotan Group. Tidak hanya di lokasi pertambangan, tapi di seluruh area kerja salah satunya kantor pusat Indotan Group Jakarta Utara. Berada di kota besar yang padat akan kendaraan, membuat NHM & Indotan Group menekankan pentingnya berkendara sehingga menggelar Safety Driving Training Sharing atau berbagi pelatihan berkendara dengan selamat.

Kegiatan dilaksanakan di ruangan meeting lantai 2 Kantor Indotan Group Jakarta, Selasa (20/2). Menghadirkan Teguh Priyanto, Koordinator Safety PT Puncakbaru Jayatama (PTPJ) sebagai pemateri. Teguh memaparkan berbagai materi tentang pentingnya kemampuan mengemudi secara aman, terampil dan benar. Serta menjadi pengemudi yang bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain.

“Materi sharing pelatihan kali ini dirancang untuk meningkatkan keterampilan pengetahuan karyawan terutama bagi driver/sopir Indotan Group dan karyawan yang biasa berkendara. Harapannya kedepannya kami bisa berikan pelatihan oleh provider defensive training dengan inhouse training. Kami harap sharing pelatihan semacam ini ke depannya pesertanya bisa lebih banyak lagi yang mengikutinya, baik untuk para sopir operasional kantor maupun seluruh karyawan yang aktif berkendara. Perlu kita ingat bahwa keselamatan berkendara sangat penting bagi karyawan yang hidup di kota-kota besar,” paparnya.

Sementara itu, Kepala SDM/Training & GA Indotan Group, Yooshy Chandra menyampaikan mulanya pelatihan ini ditujukan sebagai perhatian bagi karyawan-karyawan yang rumahnya jauh dari kantor, membawa kendaraan sendiri dan sering pulang malam. “Terutama karyawan-karyawan perempuan yang bawa motor dan pulang malam, kami merasa perlu memberi bekal bagi karyawan agar senantiasa selalu waspada akan keselamatan”.

“Pelatihan ini sebagai bagian dari program internal trainer fasilitator yang memanfaatkan sumber daya Perusahaan yang kompeten di bidangnya, dan rencananya akan dilaksanakan secara rutin setelah melalui pengembangan dan evaluasi. Namun tidak menutup kemungkinan kedepannya bisa menghadirkan vendor sertifikasi eksternal”


Penulis: Zulfikar Saman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *