Komisi II DPRD Provinsi Malut melakukan kunjungan ke PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) pengelola Tambang Emas Gosowong di Kabupaten Halmahera Utara.
Sesuai siaran pers, terdapat beberapa pembahasan yang diangkat di antaranya terkait pendapatan daerah, kebijakan tenaga kerja, serta informasi kondisi terkini terkait pemulihan operasional di Tambang Emas Gosowong.
Dikesempatan itu, Komisi II DPRD menyampaikan sangat mengerti kondisi NHM yang sedang berjuang bangkit, dan menyatakan tetap akan selalu memberikan mendukung soal keberlangsungan NHM.
Kehadiran para pihak pemangku kepentingan ini mendapat sambut hangat oleh Wakil Direktur Utama NHM, Amiruddin Hasyim beserta jajaran Manajemen Site dan beberapa karyawan KSUR (Kinerja Sosial dan Urusan Regional) NHM.
Dalam pembahasan ini disampaikan bahwa NHM sejak dulu telah berkontribusi besar terhadap pendapatan daerah yang dapat menopang pendapatan daerah untuk dan demi kepentingan hajat orang banyak di masyarakat.
Namun, adanya tantangan operasional saat ini beberapa kewajiban finansial sementara terpaksa tertunda.
Amiruddin menyampaikan bahwa NHM telah melakukan sejumlah pertemuan
dengan Badan Serikat NHM yang disaksikan oleh Dinas Ketenagakerjaan yang telah melahirkan kesepahaman kesepakatan perlunya NHM program efisiensi dalam rangka menurunkan biaya operasional.
Kendati demikian, NHM tetap berkomitmen menjalankan seluruh kewajibannya sembari berupaya memulihkan keadaan perusahaan dengan terus mendengarkan masukan dan saran dari DPRD dan Pemda serta akan terus menjalankan operasi tambang yang berlandaskan amanat peraturan perundang-undangan.
“Jadi dari pemaparan informasi terhadap kondisi terkini operasional NHM yang mengalami tantangan cukup besar, Komisi II sangat mengerti kondisi NHM saat ini, dan menyatakan tetap akan selalu dan terus memberikan dukungan keberlangsungan NHM,” ungkapnya
Menurut mereka, NHM merupakan salah satu aset terbaik yang dimiliki di daerah Malut yang perlu di jaga agar terus menebar kebermanfaatan bagi
masyarakat.
Untuk itu, kewajiban-kewajiban kepada daerah dalam rangka menggenjot PAD, Komisi II tetap meminta NHM segera mungkin melunasi kewajiban dimaksud, hanya saja belum ada kepastian kapan NHM melakukan pelunasan.
“Maka Komisi II akan mengundang NHM untuk hadir pada pertemuan dalam waktu pekan depan, untuk memutuskan kepastian pemenuhan kewajiban tersebut kepada Bapenda,” katanya
“Kami memohon kiranya NHM bisa didukung penuh untuk melakukan transformasi efisiensi sebagai upaya untuk pemulihan operasional Tambang Emas Gosowong, yang saat ini mengalami tantangan operasional yang besar,” sambungnya
Diketahui, hadir dalam kunjungan ini Ketua Komisi II sekaligus Koordinator Komisi II Agriati Yulin Mus, dan beberapa anggota DPRD Provinsi Malut dari berbagai fraksi partai, seperti Nasdem, Golkar, PDIP, PKS, Hanura, API, hingga Bintang Demokrat, para pejabat Pemerintah Daerah diantaranya Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Zainab Alting beserta Sekretaris Bapenda, Kepala Bidang dan Staf Ahli. Serta hadir para staf Pendamping Komisi II.
Penulis: Rilis












