Kunjungan Kerja Menteri Pertanian ke Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara membawa angin segar bagi petani, khususnya petani kelapa.
Menteri Pertanian, Amran Soleman mengatakan bahwa Program Hilirisasi buah kelapa di Halut menjadi sejarah baru di Indonesia melalui program yang searah sesuai dengan kebijakan dan program Presiden Prabowo-Gibran.
Kedatangan Menteri disambut langsung oleh Gubernur Maluku Utara Serly Joanda Laos, Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara, bersama jajaran pemerintah daerah, setibanya di Bandara Kuabang, Kecamatan Kao.
Menteri Pertanian tiba di Bandara Kuabang Kao Halmahera Utara menggunakan pesawat Cessna C680 yang mendarat sekitar pukul 11.00 WIT pada Senin (27/10/2025).
Usai prosesi penyambutan, Menteri dan rombongan melanjutkan agenda peninjauan Pancang (tempat penampungan) buah kelapa milik PT Natural Indonatural Organik (NIKO) di Desa Birinoa Kecamatan Tobelo Barat, kemudian melanjutkan perjalanan ke pabrik proses produksi kelapa yang dikelola PT NIKO di Desa Kupa Kupa Kecamatan Tobelo Selatan.
Dilokasi pabrik PT.NICO Desa Kupa-kupa, Menteri dan rombongan lansung diarahkan untuk melihat proses produksi buah kelapa dan keturunannya didampingi lansung oleh General Manager PT. NICO Nanang Rismadi.
Setelah itu, Menteri Amran bersama Gubernur Sherly, Bupati Piet Hein Babua dan Wakil Bupati Kasman H.Ahmad didampingi General Manager PT.NICO Nanang Rismadi melakukan peresmian pelepasan hasil produksi olahan air kelapa dan santan kelapa sebanyak 2 countener eksport ke negara Cina dengan nilai 1,6 milyar lebih.
Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dalam sambutannya menegaskan bahwa Maluku Utara adalah salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Indonesia dan Kabupaten Halmahera Utara adalah yang terbesar di Maluku Utara. Sehingga, pada tahun depan pemerintah akan menyalurkan bantuan bagi petani kelapa dan berupaya mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.
“Tahun depan ada bantuan. Mudah-mudahan kita bisa bersama mencari solusi agar petani tidak kesulitan. Kami juga berharap ada pembangunan jalan tani dan penyediaan bibit,” ucapnya.
Sementara itu, Mentan Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi tinggi kepada PT NIKO atas kontribusinya dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Tani di Maluku Utara khususnya di Halmahera Utara.
“Atas nama Pemerintah, saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah provinsi, Bupati Halmahera Utara dan Wakil Bupati serta PT.NICO karena telah hadir untuk berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Maluku Utara khususnya di Halmahera Utara,” kata Menteri.
Mentan juga mengatakan bahwa program Hilirisasi buah kelapa yang di kelolah oleh PT.NICO Halmahera Utara merupakan sejahtera baru di Indonesia dari Kabupaten Halmahera Utara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.
“Sungguh luar biasa, hari ini Indonesia mencatat sejarah baru yang dibangun dari Halmahera Utara Maluku Utara untuk menunjang ekonomi masyarakat. Sekali lagi kami pemerintah pusat menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Maluku Utara, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua dan Wakil Bupati Kasman H.Ahmad dan Pihak PT.NICO serta seluruh Forkopimda, terima kasih telah membuat terobosan baru untuk Indonesia melalui program Hilirisasi buah kelapa,” pungkasnya
Penulis: Jovi Pangkey












