Mantan Bupati Morotai, Benny Laos Tinggalkan Utang PEN Rp 174 Miliar

Ilustrasi uang

Setelah mengakhiri masa jabatan pada Minggu 22 Mei tahun 2022, Mantan Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Benny Laos resmi meninggalkan utang senilai Rp 174,65 miliar.

Utang yang ditinggalkan oleh Eks Bupati Morotai Benny Laos, itu dari hasil pinjaman Pemulihan Ekonomi (PEN) sejak tahun 2020 di PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp 200 miliar.

Data yang dikantongi zonamalut.id, Senin (23/05). Meski dalam pinjaman terdapat Rp 200 miliar, namun realisasinya tidak semua sesuai nilai pinjaman. Realisasi pinjaman PEN hanya Rp 199,600 miliar.

Dari nilai realisasi pinjaman PEN Rp 199,600 miliar. Jika penyetoran yang dilakukan oleh Pemda Morotai di tahun pertama ini (2022) Rp 24,95 miliar dalam tiap tahun, maka pinjaman tersebut baru bisa diselesaikan selama 8 tahun kedepan, sehingga sisa utang saat ini yang ditinggalkan Eks Bupati Morotai Benny Laos senilai Rp 174,65 miliar.

Namun, kalau Pemda Morotai melakukan penyetoran pinjaman PEN per tahun senilai Rp 33 miliar, maka utang yang nantinya bakal diselesaikan oleh Pemda Morotai ke PT. SMI hanya 6 tahun.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pulau Morotai, Suriani Antarani, ketika dikonfirmasi zonamalut melalui pesan WhatsApp terkait pinjaman PEN, hingga berita ini diterbitkan tidak menanggapi pertanyaan tersebut.

Penulis: Faisal Kharie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *