Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 26 Agu 2021 12:47 WIT ·

Merasa Terganggu, Sejumlah Pedagang Besi Putih di Morotai Palang Jalan


 Pedagang Besi Putih di Pusat Pertokoan Daruba, Saat Melakukan Aksi Pemalangan Jalan Perbesar

Pedagang Besi Putih di Pusat Pertokoan Daruba, Saat Melakukan Aksi Pemalangan Jalan

DARUBA – Sejumlah pedagang yang berjualan di Pusat Kota Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara terpaksa melakuan aksi pemalangan jalan, karena merasa sangat terganggu dengan adanya proyek penimbunan Water Front City (WFC) Zona II di Desa Daruba, Kamis (26/8).

Salah satu pedagang besi putih, Fais mengaku, Aksi pemalangan yang dilakukan itu bukan menghalangi atau menghentikan pekerjaan proyek penimbunan WFC. Namun, ini menjadi perhatian buat mereka.

“Palang jalan ini bukan untuk kepentingan kita. Tapi, ini untuk kepentingan bersama, karena rata-rata para pedagang di sini, baik itu penjual besi putih dan pakaian maupun lainnya terganggu karena debu akibat dari sisa-sisa material timbunan WCT yang jatuh berhaburan di jalan,”ucapnya, kepada wartawan.

Pekerjaan penimbunan WFC ini, kata Fais, Tak hanya kami (Pedagang) yang merasa terganggu. Namun, para pengendara baik roda dua, tiga dan empat juga terganggu ketika melewati jalur tersebut.

“Jadi para pengendara yang lewat jalan ini harus hati-hati karena debunya sangat tebal, ketika cuaca seperti ini,”katanya.

Dengan begitu, Dirinya meminta kepada pihak kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut segera membersihkan sisa-sisa material yang jatuh di berhamburan jalan.

“Kami minta kepada mereka, sebelum aktifitas penimbunan dilakukan mereka siram dulu dengan air di jalan ini sehingga tidak menggangu aktifitas kami,”pintahnya.

Amatan zonamalut.id, Aksi penalangan jalan yang dilakukan oleh sejumlah pedagang mengunakan tempat duduk yang terbuat dari papan dan sebuah tiang bendera, mulai pada pukul 1.30 WIT.

Namun, aksi tersebut tidak bertahan lama, karena dari pihak kontraktor langsung menurunkan satu unit mobil tangki air kemudian melakukan penyiraman jalan dalam Kota Daruba, mulai dari Taman Kota sampai di Tugu Pancasila, sehingga aktifitas penimbun berjalan kembali.

Penulis: Faisal

Artikel ini telah dibaca 722 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tetap Mengawal Kasus Dugaan Penipuan di Halmahera Utara

16 Mei 2022 - 19:28 WIT

Sidang Sinode ke-29 Berakhir, Pdt Demianus Ice Terpilih Kembali Ketua GMIH Malut

14 Mei 2022 - 10:20 WIT

Unggul di 4 TPS, Riswan S Totona Siap Dilantik jadi Kades Daruba

13 Mei 2022 - 13:03 WIT

Selisih 249 Suara, M. Aridh Pua Menang Telak di Pilkades Muhajirin

12 Mei 2022 - 20:55 WIT

AWPI Halmahera Utara Sosialiasi Peran Media dan Perkara Hukum kepada Pelajar

12 Mei 2022 - 09:49 WIT

Pemda Halmahera Utara Distribusi Bantuan ke Korban Gempa di Desa Ngidiho

12 Mei 2022 - 09:14 WIT

Trending di DAERAH