Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 31 Jan 2022 14:56 WIT ·

Money Politik dan Pemilih Ganda Terjadi di Pilkades Seseli Jaya, Tim Cakades 01 Masukkan Gugatan


 salah satu bukti money politik yang dilakukan oleh Cakades nomor 02 || Foto: Istimewa Perbesar

salah satu bukti money politik yang dilakukan oleh Cakades nomor 02 || Foto: Istimewa

Pemungutan suara di Desa Seseli Jaya Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Nampaknya Diduga kuat ada kecuragan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) setempat terhadap Cakades nomor 01 Marwen Dehe.

Pasalnya, terdapat pemilih ganda, bahkan surat suara yang sah juga dinyatakan tidak sah oleh panitia. Padahal bukti surat suara sudah ada tanda coblos.

“Kalau memang pada saat pemilihan ini kemudian tanpa bukti maka kami juga tidak mengajukan permohonan, tetapi karena kami memiliki bukti yang kuat sehingga kami melanjutkan masalah ini ke panitia kabupaten,”kata ketua tim Cakades nomor urut 01 Wilson Cico, kepada zonamalut.id, Senin (31/01).

Wilson bilang, apa yang dilakukan panitia sangat mencederai demokrasi di desa dan hajatan masyarakat yakni pemilihan kepala desa.

“Apa yang dibuat panitia sangat mencederai pesta demokrasi di tingkat desa. Jadi, kami merasa dirugikan sehingga kami membuat permohonan gugatan ke DPMD Morotai,”tegasnya.

Wilson menuturkan, dalam gugatan tersebut terdapat lima gugatan sebagai berikut:

1. Panitia pilkades desa seseli kecamatan mortim, memberikan kesempatan kepada pemilih untuk memilih ganda atau lebih dari satu kali memilih dua kali, dengan tempat atau domisili desa yang berbeda.

2. Panitia pilkades tidak bisa memutuskan surat suara yang sah maupun tidak sah. Padahal surat suara tersebut jelas terlihat bekas tusukan atau coblos. Tapi dinyatakan oleh panitia tidak Sah.

3. Calon nomor urut 2 atau lawan calon dari penggugat melakukan money politik kepada masyarakat dengan memberikan uang serta menggunakan surat pernyataan yang bermaterai, sebagai bukti pemberian uang kepada masyaralat untuk memilih suara terbanyak dipemilihan nanti.

4. Ada beberapa pemilihan yang belum memberikan hak pilih dengan alasan masing-masing mohon diberikan kesempatan untuk memilih susulan.

5. Hasil pemungutan suara pemilih kepala desa seseli jaya kami sebagai tim dan pendukung menyatakan tidak sah.

“Berdasarkan gugatan yang kami sampaikan, kami sebagai tim dan pendukung dari pihak penggugat meminta kepada bapak/ibu yang punya kewenangan dalam hal penyelesaian sengketa pilkades untuk meninjau kembali sesuai dengan aturan yang berlaku,”tuturnya.

Diketahui, semua bukti-bukti gugatan sudah disiapkan oleh tim nomor urut 01, dan Selasa besok tanggal 1 Februari akan dimasukan ke panitia Kabupaten.


Penulis: Faisal Kharie

Artikel ini telah dibaca 196 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Soal Usulan Pejabat, Bupati Morotai Sebut Media Provokator

17 Mei 2022 - 11:43 WIT

Kuasa Hukum Tetap Mengawal Kasus Dugaan Penipuan di Halmahera Utara

16 Mei 2022 - 19:28 WIT

Sidang Sinode ke-29 Berakhir, Pdt Demianus Ice Terpilih Kembali Ketua GMIH Malut

14 Mei 2022 - 10:20 WIT

Unggul di 4 TPS, Riswan S Totona Siap Dilantik jadi Kades Daruba

13 Mei 2022 - 13:03 WIT

Selisih 249 Suara, M. Aridh Pua Menang Telak di Pilkades Muhajirin

12 Mei 2022 - 20:55 WIT

AWPI Halmahera Utara Sosialiasi Peran Media dan Perkara Hukum kepada Pelajar

12 Mei 2022 - 09:49 WIT

Trending di DAERAH