PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang digelar oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Utara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Tempat Penampungan Ikan (TPI), Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara dengan mengusung tema “Memerangi Polusi Plastik”.
Kehadiran tim Government Relations dan tim NHM Peduli ini adalah semangat kolaborasi dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menangani persoalan sampah plastik yang kian mendesak.
Dalam siaran pers Humas NHM, Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua menyampaikan amanat dari Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
“Saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengambil peran aktif dalam gerakan nasional membersihkan lingkungan dari polusi plastik,” ucap Piet.
Diketahui, dalam rangka mendukung program pemerintah dan menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan, NHM juga sebelumnya menyerahkan 50 bibit mangrove, 25 bibit pohon buah, dan 25 bibit pohon lokal kepada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Utara untuk ditanam di lokasi kegiatan.
Sementara itu, Superintendent Pelibatan Pemangku Kepentingan, Dodi Panudu, menyampaikan bahwa partisipasi NHM dalam agenda ini merupakan wujud dari komitmen perusahaan dalam praktik pertambangan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial.
“Kami terus menggerakkan semangat menjaga kelestarian lingkungan dan memastikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. Karena menambang dengan hati adalah semangat kami,” tandas Dodi.
Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis, aksi bersih-bersih pantai, serta penandatanganan komitmen bersama untuk mengurangi sampah plastik, sebagai bagian dari upaya kolektif menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir.
Acara yang berlangsung pada bulan Juni itu diawali dengan apel pagi bersama yang dihadiri oleh Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, jajaran Forkopimda, instansi vertikal, pelaku usaha, perwakilan pelajar, serta masyarakat sekitar.
Penulis: Rilis












