Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua mengusulkan pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.
Hal ini disampaikan Bupati pada saat melakukan pertemuan bersama rombongan Kepala Kantor Wilayah Hukum Provinsi Maluku Utara dan Kepala Kantor Wilayah imigrasi dan pemasyarakatan Provinsi Maluku Utara, di ruang rapat Bupati, Senin (26/5/2025).
Bupati menyampaikan, pembangunan Lapas dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan UMKM di Morotai.
“Sebab ada mobilisasi pegawai yang akan tinggal di Morotai dan adanya kunjungan rutin keluarga masyarakat binaan yang di tempatkan di Lapas Morotai,” ucap Bupati.
“Kami (Pemda) menyanggupi dan bersedia menyediakan lahan 10 hektar sesuai dengan kebutuhan untuk pembangunan sebuah Lapas,” sambungnya
Bupati bilang, untuk saat ini, Pemda telah menyediakan lahan seluas, 3.9 hektar yang telah memiliki sertifikat kepemilikan yang siap di hibahkan untuk pembangunan Lapas.
“Dulu waktu saya jadi Bupati, banyak lahan yang kami bebaskan untuk instansi-instansi vertikal seperti TNI, dan kami siap membebaskan lahan lagi untuk kebutuhan pembangunan Lapas,” terangnya
Hal ini juga di perkuat oleh Kabag Hukum Setda Kabupaten Pulau Morotai Sulaiman Basri. Menurutnya pembangunan Lapas di Morotai merupakan sebuah kebutuhan dan Pemda siap membebaskan lahan.
“Morotai juga memiliki ketersediaan air yang memadai untuk kegiatan operasional Lapas,” kata Kabag.
Menanggapi usulan ini, Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Said Mahdar menyambut baik usulan tersebut dan akan segera ditindak lanjuti ke kementerian imigrasi dan pemasyarakatan.
Menurutnya saat ini dalam pembangunan Lapas saat ini mengikuti standar nasional. Dimana bangunan lapas juga didalamnya di fasilitasi dengan tempat pembinaan. Karena morotai masih cukup luas, maka sangat cocok untuk pembinaan disektor pertanian.
“Pembangunan lapas sekarang mengikuti standar nasional, dimana Gedung lapas harus dilengkapi dengan fasilitas untuk masyarakat binaan, sehingga kita dapat membina warga binaan melalui kegiatan yang positif sperti di bidang pertanian. Untk itu kita juga butuh ketersediaan air yang memadai juga,” ungkap Kanwil.
“Kami bersedia dan akan segera mengusulkan ke pemerintah pusat untuk membangun lapas di morotai setelah mendengar komitmen pemerintah daerah, untuk membebaskan lahan untuk pembangunan Lapas,” singkat Kanwil.
Selain usulan tersebut sejumlah maslah juga di angkat dalam pertemuan tersebut antara lain tentang pentingnya pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual, pendampingan Notaris dalam pembentukan koperasi merah putih, serta bantuan hukum bagi masyarakat.
Penulis: Faisal Kharie












