Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 8 Mei 2021 20:41 WIT ·

Pemdes Dehegila, Morotai, Sambut Lailatul Qadar dengan Tradisi Ela-ela


 Suasana  pembakaran Ela-ela dalam menyambut malam Lailatul Qadar di Desa Dehegila || Foto: M Faisal Kharie/ZonaMalut Perbesar

Suasana pembakaran Ela-ela dalam menyambut malam Lailatul Qadar di Desa Dehegila || Foto: M Faisal Kharie/ZonaMalut

DARUBA – Pemerintah Desa (Pemdes) Dehegila dan Pengurus Masjid Raudatul Jan’nah, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara menyambut malam Lailatul Qadar dengan menggelar tradisi Ela-ela, Sabtu (8/5) malam.

Ela-ela dalam bahasa setempat berarti obor. Pembakaran Ela-ela merupakan tradisi masyarakat Morotai setiap malam 27 Ramadhan atau malam seribu bulan. Ini merupakan pembakaran obor perdana yang dilakukan Pemdes setempat.

Amatan zonamalut.id, pembakaran obor atau Ela-ela yang dilakukan secara serentak itu, diawali dengan pembacaan do’a yang dipimpin Wakil Bupati Pulau Morotai, Hi Asrun Padoma, dan diikuti oleh Pj. Kades Dehegila Amrin Djurame, mewakili Pemerintah Kecamatan Morsel Supriyadi Fabanyo, Babinsa, Imam Masjid, Pengurus Masjid serta masyarakat setempat.

Foto bersama usai melakukan pembakaran Ela-ela

Wabup Pulau Morotai, Asrun Padoma mengatakan, semangat masyarakat Dehegila dalam harapan besar untuk benar-benar mendapatkan nilai baik di malam Lailatul Qadar yang mulia ini.

”Jadi harapan saya membakar ela-ela ini adalah sebuah kebangkitan masyarakat. Dehegila bangkit Morotai bangkit,”kata Asrun.

Dalam kesempatan yang sama Pj. Kades Dehegila, Amrin Djurame mengatakan, kegiatan pembakaran ela-ela secara serentak ini baru pertama kali dilakukan di Desa yang ia pimpin.

”Jadi obor yang kami sediakan itu sebanyak 270 buah, yang ditanam langsung oleh Pemdes dan pengurus Masjid di tiap-tiap depan rumah,”kata Amrin.

Amrin bilang, tujuan dari kegiatan ini untuk mengingat ukua kekeluargaan antara Pemdes dan masyarakat setempat.

”Muda-mudahan kegiatan ini kedepan nanti sudah menjadi agenda rutin tahunan yang dilakukan oleh Pemdes dan Pengurus Masjid,”harapnya.


Penulis: M Faisal Kahrie

Editor: Zulfikar Saman

Artikel ini telah dibaca 314 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Geledah Kantor dan Rumah Mantan Kades, Kejari Halmahera Utara Amankan Sejumlah Dokumen

30 November 2022 - 06:59 WIT

Capaian Pendapatan Pajak Kendaraan di Halmahera Melebihi Target

29 November 2022 - 14:53 WIT

Pemprov Malut Didesak Selesaikan DBH Halmahera Utara Rp 48 Miliar

29 November 2022 - 14:46 WIT

Sebuah Rumah Kayu di Morotai Ludes Terbakar

28 November 2022 - 19:07 WIT

Tiga Terdakwa Kasus TPU di Morotai, Divonis 1 Tahun Penjara

28 November 2022 - 13:12 WIT

Menparekraf: Fasilitas Pulau Dodola Belum Optimal

27 November 2022 - 16:56 WIT

Trending di DAERAH