Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 30 Jul 2021 19:08 WIT ·

Pemkab Morotai Alokasikan 8 Persen Dana Desa untuk Bantuan Pasien Covid-19


 Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Morotai, Marwan Sidasi || Foto: M Faisal Kharie/ZM Perbesar

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Morotai, Marwan Sidasi || Foto: M Faisal Kharie/ZM

DARUBA – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, kembali mengalokasikan anggaran
Dana Desa (DD) sebesar 8 persen
untuk bantuan pasien yang terkonfirmasi Covid-19 pada tahun 2021.

“Tahun ini dana desa di tiap-tiap desa yang ada di 88 desa di Morotai akan dialokasikan sebanyak 8 persen,”kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Morotai, Marwan Sidasi, kepada zonamalut.id, Jumat (30/7).

Ia bilang, dana desa sebesar 8 persen yang dialokasikan itu diperuntukan untuk bantuan berupa sembilan bahan pokok serta obat-obatan kepada para pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di setiap desa dan masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman).

“Jadi, misalnya di desa ada warga yang kena Covid kemudian isolasi mandiri maka akan diberikan bantuan melalui anggaran itu,”jelasnya.

Katanya, untuk besaran anggaran nantinya di dilihat dari besarnya DD di masing-masing desa.

”Misalnya desa punya DD nilainya sebesar Rp 300 juta, maka akan di buka 8 persen, dan anggaran ini sudah ada sejak tahun 2020, sehingga di tahun ini juga dianggarkan,”katanya.

”Selain bantuan sembako dan obat-obatan yang diberikan kepada pasien Covid. Anggaran ini juga sudah termasuk dengan operasional Tim Covid-19 di desa dan belanja stiker yang ditampal di rumah pasien Covid,”sambungnya.

Ia menambahkan, data warga yang terkonfirmasi Covid-19 kini sudah ditangani Tim Covid di masing-masing kecamatan.

”Di setiap kecamatan itu sudah ada Puskesmas, sehingga mereka inilah yang lebih mengetahui para pasien yang menjalani isolasi mandiri,”tutupnya.


Penulis: M Faisal Kharie

Artikel ini telah dibaca 142 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Tetap Mengawal Kasus Dugaan Penipuan di Halmahera Utara

16 Mei 2022 - 19:28 WIT

Sidang Sinode ke-29 Berakhir, Pdt Demianus Ice Terpilih Kembali Ketua GMIH Malut

14 Mei 2022 - 10:20 WIT

Unggul di 4 TPS, Riswan S Totona Siap Dilantik jadi Kades Daruba

13 Mei 2022 - 13:03 WIT

Selisih 249 Suara, M. Aridh Pua Menang Telak di Pilkades Muhajirin

12 Mei 2022 - 20:55 WIT

AWPI Halmahera Utara Sosialiasi Peran Media dan Perkara Hukum kepada Pelajar

12 Mei 2022 - 09:49 WIT

Pemda Halmahera Utara Distribusi Bantuan ke Korban Gempa di Desa Ngidiho

12 Mei 2022 - 09:14 WIT

Trending di DAERAH