Sebanyak 28 orang pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pulau Morotai, resmi dikukuhkan oleh ketua DWP Provinsi Maluku Utara, Darmawati Syamsuddin.
Acara pengukuhan berlangsung di ruang aula lantai dua kantor Bupati Pulau Morotai, Maluku Utara pada, Senin (30/6/2025).
Dalam sambutannya, Ketua DWP Maluku Utara, Darmawati Syamsuddin menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus dharma wanita persatuan Pulau Morotai masa bakti 2024-2029, meski terdapat beberapa kali pergantian kepemimpinan.
“Saya tetap dengan bangga bahwa dharma wanita persatuan Pulau Morotai tetap konsisten menjalankan program-program kerja yang bermanfaat bagi anggota, keluarga ASN dan masyarakat secara umum,” ucap Darmawati.
Menurut Darmawati, organisasi dharma wanita persatuan adalah mitra strategis pemerintah yang turut berperan dalam membentuk ketahanan keluarga, pembangunan karakter bangsa.
Sehingga, ia meminta agar pengurus dapat menyusun dan melaksanakan program kerja, yang mengacu pada hasil musyawarah dan sesuai dengan AD/ART dharma wanita persatuan.
“Mari kita jadikan dharma wanita persatuan sebagai ruang untuk berkarya bagi seluruh anggota, seluruh keluarga ASN dan masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai,” imbuhnya
Sementara itu, ketua DWP Pulau Morotai, Nurlela Umar Ali, menyampaikan terimakasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepadanya dalam mengemban amanah sebagai ketua dan pengurus DWP Pulau Morotai periode 2024-2029.
“Ini merupakan penghormatan sekaligus tanggung jawab besar kami emban dengan penuh keikhlasan,” kata Nurlela.
Nurlela bilang, dharma wanita persatuan memiliki potensi besar yang jika digunakan secara baik dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi keluarga ASN, tapi juga masyarakat luas.
“Untuk itu, saya mengajak kepada kita semua untuk terus berjuang dengan kebersamaan, solidaritas dan semangat gotong royong agar setiap program kerja dharma wanita persatuan dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat luas,” jelasnya
“Kedepan, kami berkomitmen untuk mendorong dharma wanita persatuan yang lebih adaptif terhadap tantangan jaman, seperti peningkatan kapasitas perempuan melalui kewirausahaan dan kegiatan sosial serta mendukung ketahanan keluarga dan pendidikan anak,” tandasnya
Penulis: Faisal Kharie












