Dalam rangka memperkuat pengawasan obat dan makanan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menggelar advokasi pemerintah daerah dan lintas sektor.
Kegiatan yang berlangsung di ruang aula lantai dua kantor Bupati pada, Rabu (21/5/2025) dengan mengusung teman “Penguatan Sinergitas dalam Pengawasan Obat dan Makanan di Kabupaten Pulau Morotai”.
Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, dalam sambutannya menyampaikan, pengawasan obat dan makanan merupakan salah satu agenda pembangunan nasional.
“Dimana pengawasan obat dan makanan menjadi tanggung jawab bersama pemerintah termasuk penegak hukum, pelaku usaha, akademisi, insan pers dan masyarakat sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing,” ucap Bupati.
Bupati bilang, sinergi dan kerjasama ini diperlukan untuk memperkuat pengawasan, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan kesehatan di Pulau Morotai terhadap produk-produk yang belum memiliki sertifikasi Badan POM maupun sertifikasi halal.
“Advokasi penguatan sinergitas dalam pengawasan obat dan makanan di Pulau Morotai ini sejalan dengan misi kami yaitu membangun sumber daya manusia Morotai yang unggul, sehat, cerdas, produktif, berakhlak dan berbudaya,” terangnya
Untuk mencapai visi sehat dan cerdas, tambah Bupati, tentunya butuh sinergitas dan kolaborasi dengan pihak terkait dalam hal ini Loka POM Morotai, untuk menjaga peredaran produk baik obat-obatan maupun makanan dengan campuran bahan berbahaya.
“Kami berharap dapat melahirkan ide-ide baru dalam pengawasan obat dan makanan di Pulau Morotai,” tandasnya
Penulis: Faisal Kharie












