Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

NASIONAL · 3 Okt 2022 23:30 WIT ·

Resmi, Dewan Pers Terima Aduan Kasus Kekerasan Jurnalis Nurkholis


 Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers, Arif Zulkifli saat menerima aduan Kasus Kekerasan Jurnalis Nurkholis || Foto: Istimewa Perbesar

Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers, Arif Zulkifli saat menerima aduan Kasus Kekerasan Jurnalis Nurkholis || Foto: Istimewa

Kasus kekerasan terhadap Nurkholis Lamaau, redaktur cermat.co.id, yang melibatkan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara Muhammad Sinen, tampaknya berbuntut panjang. Pasalnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers resmi menyerahkan draf aduan ke Dewan Pers di Jakarta, pada Senin (03/10).

Dimana, dalam kronologi peristiwa berdasarkan isi draf aduan tersebut yang dialami Nurkholis Lamaau, melibatkan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, serta kerabatnya.

Mustafa, pengacara Publik LBH Pers menyampaikan bahwa, pengaduan kekerasan jurnalis ini sudah diterima oleh Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers, Arif Zulkifli.

“Nanti Dewan Pers pelajari dokumen yang kami serahkan, dan memberi penilaian terhadap karya jurnalistik yang diterbitkan cermat.id,” kata Mustafa, dalam press rilisnya kepada wartawan.

Mustafa bilang, setelah menyerahkan aduan itu, LBH Pers juga meminta kepada Dewan Pers untuk memberikan perlindungan hukum, dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum.

“Kami minta ke Dewan Pers berikan perlindungan hukum, termasuk ke pihak lain untuk memberi jaminan keamanan terhadap media dan jurnalis dalam melakukan kerja jurnalistik,” pintahnya

Sementara itu, Tim Advokasi Kekerasan Terhadap Jurnalis, Suyono Sahmil menambahkan, bahwa saat ini pihaknya juga telah menerima Surat Kuasa Khusus (SKK) dari LBH Pers.

“Surat tersebut untuk pendampingan hukum terhadap jurnalis Nurkholis,” jelas Suyono.

“Jadi tim advokasi yang tergabung untuk dampingi Nurkholis itu sebanyak 15 orang,” sambungnya

Suyono mengaku, SKK dari LBH Pers itu selain memberi pendampingan hukum, tim advokasi juga diberi kewenangan mengadukan persoalan ini ke lembaga lainnya.

“Kami diberikan wewenang untuk melakukan aduan masalah tersebut ke lembaga hukum lain, Baik itu institusi Polri hingga lembaga negara lainnya,” pungkasnya


Editor: Faisal Kharie

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Fitur dan Panduan Penggunaan Mesin Kopi Manual Nespresso Inissia C Breville

21 Oktober 2022 - 10:09 WIT

Selimut Murah Motif Kotak Korea Aesthetic

10 Agustus 2022 - 03:32 WIT

Bupati James Harap Bantuan Gedung Perpustakaan di Halbar Dijadikan Motivasi Belajar

7 April 2022 - 13:28 WIT

Gift dan Merchandise di Portal B2B Indonesia

4 April 2022 - 08:23 WIT

Harga Infinix Note 10 Pro Desember 2021, Spesifikasi dan Kelebihannya!

6 Desember 2021 - 08:01 WIT

Gunung Semeru Erupsi, Warga Berusaha Menyelamatkan Diri

4 Desember 2021 - 20:27 WIT

Trending di NASIONAL