Resmikan Pelabuhan Perikanan di Morotai, Ini Harapan Menteri KP

Menteri KP, Sakti Wahyu Trengono bersama Bupati dan Wakil Bupati Morotai Rusli Sibua-Rio Christina Pawane saat berada di lokasi acara || Foto: zonamalut

Pelabuhan Perikanan di SKPT Desa Daeo Majiko, Kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Diresmikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trengono pada, Senin (28/4/2025).

Acara peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine.

Sebelumnya, kedatangan Menteri KP dan rombongannya disambut Bupati dan Wakil Bupati Morotai Rusli Sibua-Rio Christina Pawane, Sekprov Malut dan Forkopimda.

“Ada 17 program Asta cita nasional termasuk mendorong pemerataan pembagunan berbasis wilayah serta melanjutkan pengembangan infrastruktur strategis, dan mengoptimalkan potensi ekonomi biru untuk pertumbuhan masa depan,” ucap Menteri.

Dikesempatan tersebut, Menteri kepada meminta Dirjend Tangkap untuk melengkapi seluruh pelengkapan, agar Cold Storage tidak sekedar tempat penyimpanan dan pengelolaan.

“Harapan saya kedepan agar bisa disiapkan kapal-kapal penangkap ikan atau industri penangkapan yang bagus, agar bisa menyiapkan lapangan pekerja baru bagi masyarakat,” pintanya

Menteri bidang, di Morotai ini potensi kelautan dan perikanan itu besar, maka akan menopang industri turunan seperti pariwisata dan lainnya.

“Kita mau ada perubahan ekonomi yang di trigger oleh adanya industri perikanan yang baik. Jika ini bisa terjadi harapannya hasil perikanan dapat diterbangkan langsung ke Jepang,” terangnya

Sementara itu, Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua dalam sambutanya menyampaikan atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pulau Morotai, saya mengucapkan selamat datang Menteri kelautan dan perikanan beserta rombongannya.

“Sebuah kehormatan yang besar tentunya ini menjadi penyemangat untuk terus membangun kelautan dan perikanan yang lebih maju, dan berkelanjutan,” kata Bupati.

“Pelabuhan ini bukan hanya sebagai infrastruktur untuk pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Tapi sebagai motor penggerak ekonomi lokal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan,” tandasnya


Penulis: Faisal Kharie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *