Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 1 Sep 2021 18:51 WIT ·

Seorang Nelayan di Halmahera Barat Ditemukan Meninggal Saat Melaut


 Ilustrasi tenggelam Perbesar

Ilustrasi tenggelam

JAILOLO – Seorang nelayan bernama Hamid Todore, Warga Desa Tauro, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, ditemukan meninggal dunia. Hamid ditemukan meninggal saat melaut.

Sebelumnya, Hamid keluar melaut
menggunakan perahu viber 3 GT
pada pukul 5:00 WIT. Hamid
ditemukan rekannya di rumpon (penangkap ikan) dekat wisata Pulau Pastufiri pada pukul 09.00 WIT, Rabu (1/9) sudah tergeletak di dalam perahu dan tidak lagi bernyawa.

Seorang saksi mata, Junaidi Buka,
menceritakan, bermula ia melihat perahu korban pada pukul 06.00 WIT, di depan pulau Pastufiri. Saat itu, ia hendak mengejar ikan di kawasan dekat pulau Hiri, dan tidak memperhatikan secara detail perahu milik korban.

Saat kembali, dia melanjutkan menangkap ikan di Pastufiri pada pukul 09.00 WIT. Namun, sesaat perahu milik korban terlihat hanyut mendekat bertepatan disaat yang sama ada Imam Desa Tauro, Basir Naim, Ketua RT1 Ahmad Saleh, dan sejumlah nelayan lainnya Desa Tauro yang juga berdekatan saat menangkap ikan.

“Awalnya salah satu nelayan meminta saya memanggil korban, saat saya berteriak tidak ada jawaban, saya coba mendekat perahu korban, saya lihat wajah korban pucat, saya kemudian memanggil pak Imam dan rekan-rekan di sekitarnya dan sama-sama melihat korban. Namun kata pak Imam korban suda tidak lagi bernyawa,”katanya

Ia bilang dalam perahu korban tersebut, ditemukan hasil tangkapan anakan ikan tuna sekitar 30 ekor . Dia menduga, korban kelelahan saat menangkap ikan.

Sekadar diketahui, jenazah korban sudah diamankan di rumahhnya untuk persiapan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Korban dikabarkan berjuang mencari ikan meski masih demam karena kedua anak yang saat membutuhkan biaya sekolah.

Korban meninggal dunia meninggalkan seorang istri dan lima orang anak. Tiga diantara anak itu masih bersekolah.


Penulis: Tim
Editor: Zulfikar Saman

Artikel ini telah dibaca 1.457 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Soal Usulan Pejabat, Bupati Morotai Sebut Media Provokator

17 Mei 2022 - 11:43 WIT

Kuasa Hukum Tetap Mengawal Kasus Dugaan Penipuan di Halmahera Utara

16 Mei 2022 - 19:28 WIT

Sidang Sinode ke-29 Berakhir, Pdt Demianus Ice Terpilih Kembali Ketua GMIH Malut

14 Mei 2022 - 10:20 WIT

Unggul di 4 TPS, Riswan S Totona Siap Dilantik jadi Kades Daruba

13 Mei 2022 - 13:03 WIT

Selisih 249 Suara, M. Aridh Pua Menang Telak di Pilkades Muhajirin

12 Mei 2022 - 20:55 WIT

AWPI Halmahera Utara Sosialiasi Peran Media dan Perkara Hukum kepada Pelajar

12 Mei 2022 - 09:49 WIT

Trending di DAERAH