Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 23 Jun 2022 16:24 WIT ·

Seorang Pemuda di Morotai Ditemukan Tewas Gantung Diri


 Tali yang digunakan korban untuk gantung diri || Foto: Istimewa Perbesar

Tali yang digunakan korban untuk gantung diri || Foto: Istimewa

Seorang pemuda inisial RB (21) warga Desa Sabatai Baru Kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, ditemukan tewas gantung diri, pada Kamis (23/06).

Data yang dikantongi zonamalut.id, peristiwa terjadi sekitar pukul 06.30 WIT, pada saat keponaan korban yaitu, Nino yang hendak menuju ke MCK dan melihat korban dalam posisi tergantung di pintu masuk MCK, karena melihat pamannya dalam posisi tergantung, Nino langsung berlari kembali ke kamar memanggil ibunya, Yoan Farno untuk sama-sama melihat korban.

Tak lama kemudian orang tua korban yang saat itu berada di luar rumah bergegas pulang, sesampainya di rumah, orang tua korban pun langsung melepaskan tali yang terikat dileher korban. Setelah talinya dilepas, korban pun sempat diberi pertolongan pertama, hanya saja tidak dapat di selamatkan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pulau Morotai, Bripka Sibli Siruang, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut.

“Benar ada peristiwa gantung di Desa Sabatai Baru, bertempat di rumah korban sendiri,” jelas Sibli.

“Pukul 08.00 WIT, personil Polres Morotai langsung turun ke lokasi kejadian, hanya saja orang tua korban menolak untuk diotopsi,” sambungnya

Sibli bilang, untuk motif kejadian, korban kecewa/frustasi terhadap orang tuanya sendiri.

“Jadi orang tua korban yakni Mesak Badada, saat itu memarahi korban di depan orang banyak,” katanya

Atas kejadian tersebut, Sibli pun mengimbau kepada masyarakat bahwa, kejadian serupa sudah berulang kali terjadi di Pulau Morotai. Olehnya itu, pentingnya pendidikan dan pengawasan terhadap anak ditingkatkan oleh orang tua maupun lembaga-lembaga yang berwenang untuk membentuk karakter dan cara pikir yang baik.

“Pembentukan karakter itu mulai dari usia dini, agar kedepan tidak terjadi lagi peristiwa seperti ini,” imbuhnya


Penulis: Faisal Kharie

Artikel ini telah dibaca 983 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Harga Bawang Merah di Maluku Utara dalam Sepekan Naik 70,3 Persen

2 Juli 2022 - 18:18 WIT

FKD Lingkar Tambang Halmahera Utara Gelar Aksi Dukungan kepada Haji Robert

2 Juli 2022 - 16:14 WIT

11 Personil Polres Morotai Naik Pangkat

1 Juli 2022 - 20:25 WIT

Tim SP PT. NHM Distribusikan Santunan Haji Robert untuk Masyarakat Tidak Mampu

1 Juli 2022 - 19:28 WIT

Camat Morotai Selatan dan Pulau Rao Resmi Dilantik Sebagai PPATS

1 Juli 2022 - 12:32 WIT

KM. Harapan Mujur Tujuan Maba, Terbakar di Pelabuhan Tobelo Halmahera Utara

30 Juni 2022 - 23:23 WIT

Trending di DAERAH