Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 15 Feb 2022 14:08 WIT ·

Seorang Wanita di Halmahera Barat Gantung Diri Gegara Depresi dengan Penyakit Bawaan


 Seorang Wanita di Halmahera Barat Gantung Diri Gegara Depresi dengan Penyakit Bawaan Perbesar

Diduga depresi dengan penyakit bawaan, seorang wanita di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Tak hanya sekali, aksi bunuh diri ini juga sebelumnya sempat dilakukan korban. Percobaan pertama sempat digagalkan oleh anaknya.

Korban adalah NL (61), warga Desa Hoku-Hoku Kie, Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat. Korban gantung diri menggunakan tali yang diikat di kayu dapur rumahnya sekitar pukul 7.30 WIT

Dimana, saat itu korban berhasil diselamatkan anaknya atas nama R Fina Maule yang hendak mengantarkan anaknya untuk dititpkan di rumah orang tuanya. Lalu, anaknya saat mencari ibunya dan akhirnya ditemukan di dapur dalam kondisi tali telah melilit di leher korban.

Akhirnya anaknya berhasil melepaskan tali yang melilit di leher korban setelah tali sudah dibuka dari leher korban, korban masih hidup dan dalam kondisi kritis.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Jailolo dalam kondisi kritis untuk mendapatkan perawatan medis. Sayang, sesampaikan di RSUD korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Jailolo Ipda Karmawan saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Ia bilang, setelah mendengar hal tersebut, polisi langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

Ia berujar saat melakukan aksi bunuh diri. Aksi tersebut
berhasil diselamatkan anaknya. Akhirnya, korban langsung dilarikan ke RSUD Jailolo.

“Tapi korban ditemukan masih hidup, dan saat itu anaknya berusaha membuka tali yang melilit di leher korban, setelah itu kondisi korban dalam keadaan kritis sehingga dilarikan di RSUD Jailolo, sayangnya korban dinyatakan meninggal di rumah sakit. Dan, saat ini korban sudah dibawa ke rumahnya,” akunya

Menurut Kapolsek, berdasar keterangan dari sejumlah saksi, motif korban percobaan bunuh diri ini lantaran korban diduga alami depresif dengan penyakit bawaannya.

“Korban diduga depresif lantaran korban ini terus mengeluhkan ada menyakit bawaan, yakni Asam Lambung,” katanya.

Ia mengatakan, korban nekat melakukan aksi percobaan bunuh diri ini sudah berulang kali. Namun gagal dan berhasil diselamatkan oleh anaknya.

“Sayangnya, aksi percobaan bunuh diri kali ini korban dinyatakan telah meninggal dunia,” tuturnya.


Penulis: Abang

Editor: Zulfikar Saman

Artikel ini telah dibaca 389 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Soal Usulan Pejabat, Bupati Morotai Sebut Media Provokator

17 Mei 2022 - 11:43 WIT

Kuasa Hukum Tetap Mengawal Kasus Dugaan Penipuan di Halmahera Utara

16 Mei 2022 - 19:28 WIT

Sidang Sinode ke-29 Berakhir, Pdt Demianus Ice Terpilih Kembali Ketua GMIH Malut

14 Mei 2022 - 10:20 WIT

Unggul di 4 TPS, Riswan S Totona Siap Dilantik jadi Kades Daruba

13 Mei 2022 - 13:03 WIT

Selisih 249 Suara, M. Aridh Pua Menang Telak di Pilkades Muhajirin

12 Mei 2022 - 20:55 WIT

AWPI Halmahera Utara Sosialiasi Peran Media dan Perkara Hukum kepada Pelajar

12 Mei 2022 - 09:49 WIT

Trending di DAERAH