Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 20 Jun 2022 14:30 WIT ·

Setahun, Puluhan Nakes di RSUD Morotai Tak Terima Insentif Covid-19


 Ilustrasi tenaga medis (Tirto.id) Perbesar

Ilustrasi tenaga medis (Tirto.id)

Nasib puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno Pulau Morotai, Maluku Utara, sangat disayangkan. Pasalnya, selama satu tahun mulai dari 2020-2021 mereka belum menerima insentif penanganan Covid-19.

Insentif Covid-19 untuk Nakes di RSUD Ir Soekarno itu, belum dibayarkan oleh Pemda Pulau Morotai sejak Desember tahun 2020-2021.

Data dikantongi zonamalut.id, Nakes Covid-19 di RSUD sebanyak 80 orang diantaranya, Dokter Spesialis 5 orang, Dokter Umum 10 orang, Perawat/Bidan 45 orang dan Nakes lainnya 20 orang.

“Kami punya insentif Covid-19 sejak Desember 2020-2021 belum dibayar. Padahal, insentif Covid-19 untuk Nakes di RS jelas dalam aturan Permenkes dan Juknis yang mengatur detail,” ungkap Rini, salah satu Nakes Covid-19 RSUD Pulau Morotai, kepada Wartawan, Senin (20/06).

Rini bilang, berasarkan Surat Edaran (SE) bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri itu jelas. Dimana, kedua Menteri mengintruksikan percepatan pembayaran insentif Nakes Covid-19 tahun lalu.

“Tapi, yang terjadi surat edaran tersebut tidak diakomodir oleh Pemda Morotai sama sekali, sehingga insentif kami tidak dibayarkan sampai sekarang,” jelasnya

Besaran insentif Nakes yang terima, kata Rini, kalau kita mengacu pada Juknis Permenkes itu bervariasi.

“Diantaranya Perawat/Bidan Rp 7.500.000, Dokter Umum Rp 10.000.000, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rp 15.000.000 dan tenaga kesehatan lain Rp 5.000.000,” tuturnya

Rini mengaku, pembayaran insentif Nakes Covid-19 di RSUD Morota itu sudah direalisasi oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Morotai senilai Rp 6 miliar lebih, hanya saja sampai saat ini kami belum menerima sama sekali.

“Rincian insentif Nakes di RSUD Morotai berdasarkan realisasi itu Rp 6. 327.000.000, ini tertuang pada laporan realisasi belanja pemdanaan belanja kesehatan 2021 yang dikeluarkan oleh BPKAD,” akunya

Sementara itu, Direktur RSUD Ir. Soekarno Morotai, dr. Intan Imelda Engelbert Tan, ketika dikonfirmasi soal insentif Nakes Covid-19 yang belum terbayar, meminta kepada wartawan agar konfirmasikan ke Dinas terkait.

“Insentif musti tanya di Dinas, bukan tanya di rumah sakit, karena kita kurang tau lagi barang dia melekat di Dinas, tara di rumah sakit,” pinta Intan.

Ditanya berapa besaran insentif tenaga Nakes Covid-19 RSUD yang harus di terima, dirinya mengaku tidak tahu.

“Iyo, kita kurang tau lagi, makanya kita bilang lebih baik tanya ke Dinas, karena itu memang di Dinas,” katanya

Terpisah, Kepala BPKAD Pulau Morotai, Suriani Antarani, ketika dikonfirmasi wartawan terkait hal tersebut, dirinya mengatakan masih sibuk.

“Saya masih ada tamu,” singkatnya


Penulis: Faisal Kharie

Artikel ini telah dibaca 181 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Harga Bawang Merah di Maluku Utara dalam Sepekan Naik 70,3 Persen

2 Juli 2022 - 18:18 WIT

FKD Lingkar Tambang Halmahera Utara Gelar Aksi Dukungan kepada Haji Robert

2 Juli 2022 - 16:14 WIT

11 Personil Polres Morotai Naik Pangkat

1 Juli 2022 - 20:25 WIT

Tim SP PT. NHM Distribusikan Santunan Haji Robert untuk Masyarakat Tidak Mampu

1 Juli 2022 - 19:28 WIT

Camat Morotai Selatan dan Pulau Rao Resmi Dilantik Sebagai PPATS

1 Juli 2022 - 12:32 WIT

KM. Harapan Mujur Tujuan Maba, Terbakar di Pelabuhan Tobelo Halmahera Utara

30 Juni 2022 - 23:23 WIT

Trending di DAERAH