Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 5 Agu 2022 23:55 WIT ·

Soal Dokumen Lahan Warga, Kadispora Morotai: Itu Bukan Pemalsuan


 Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pulau Morotai, Sunardi Barakati || Foto: Ical Perbesar

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pulau Morotai, Sunardi Barakati || Foto: Ical

Polemik sengketa lahan warga di lokasi proyek pembangunan Water Front City (WFC) zona II di Desa Daruba Kecamatan Morotai Selatan, yang telah dilaporkan ke pihak kepolisian terkait tudingan memalsukan dokumen tanah, dibantah oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pulau Morotai, Maluku Utara, Sunardi Barakati.

Menurut Sunardi, bahwa itu bukan termasuk dalam pemalsuan surat. Kalau pemalsuan adalah beliau (Darmin Djaguna) punya nama terus saya tandatangan.

“Ini kesalahan pengetikan tanggal, dan kalau didalam hukum tidak pemalsuan tandatangan karena ini saya punya nama, bukan hanya jabatan waktu,” tegas Sunardi, ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (05/08).

Terkait dengan surat itu, kata Sunardi, nanti dikroscek lagi. Apakah Camat yang bikin atau kah dari Desa. Itu tong belum tau. Tapi, nanti di penyidik baru bisa dikembangkan.

“Surat pemanggilan dari polisi sudah ada. Jadi, nanti kita dipanggil baru dapa tau dia punya penjelasan bagimana,” katanya

Sunardi bilang, memang dalam surat pelepasan itu saya yang tandatangan. Jadi, setiap penandatanganan yang ia lakukan itu semua pihak, baik pihak pertama, kedua maupun saksi-saksi lain.

“Namanya mengetahui, berarti setelah mereka tandatangan semua baru saya mengetahui (Tandatangan),” terangnya

Mantan Kabag Pemerintahan itu juga menuturkan bahwa, menyangkut dengan surat itu berarti tanggalnya yang dibuat itu sesuai, hanya saja terjadi kejanggalan antara tanggal dengan jabatan saya.

“Mungkin yang tanggung jawab adalah orang yang bikin surat itu, karena setahu saya semua pihak sudah tandatangan. Intinya itu, bahwa yang akan bertanggung jawab penuh adalah sumber surat pelepasan lahan itu dari mana,” tuturnya

Sunardi mengaku bahwa, saat ini dirinya belum bisa menjelaskan secara umum karena belum tahu suratnya seperti apa, tetapi ia memastikan bahwa itu terjadi kesalahan saat pengetikan tanggal di surat tersebut.

“Informasi diterima menyangkut kejanggalan tanggal saya menjabat maupun tanggal sekian di bulan yang sama, akhirnya tanggalnya salah pengetikan dari orang yang bikin surat,” akunya

Ia menambahkan bahwa, menurut Darmin Djaguna. Dia menjabat sebagai Camat Morsel tanggal 13 Sementara, dan suratnya tanggal 31 baru muncul.

“Karena 13 ke 31 kan tara bedah tipis dia punya angkanya. Jadi, mungkin dipertanyakan lagi dari pihak pertama dan pihak kedua antara orang jual beli itu. Apakah surat itu dikeluarkan dari kantor Camat atau dikeluarkan dari mana saya tidak tahu,” tandasnya

Diketahui, masalah sengketa lahan proyek WFC zona II, telah dilaporkan ke Polres Morotai oleh Kepala Bagian Pemerintahan Setda Morotai, Darmin Djaguna, terhadap pemilik lahan Makmur HN Husain dan Kadispora Morotai Sunardi Barakati, sejak Rabu tanggal 3 Agustus 2022.


Penulis: Faisal Kharie

Artikel ini telah dibaca 190 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gandeng Puskesmas, Satgas TMMD Kodim Tobelo Gelar Penyuluhan KB Kesehatan

12 Agustus 2022 - 19:05 WIT

Stand PT. NHM Ramai Dikunjungi

11 Agustus 2022 - 18:37 WIT

Bupati Halbar Terima Kunjungan Rombongan Geo Dipa, Ini yang Dibahas

11 Agustus 2022 - 13:55 WIT

Dua Nelayan Morotai Siap Dipulangkan, Keluarga Diminta Bersabar

11 Agustus 2022 - 13:42 WIT

Sehari, Jualan Pernak-pernik di Morotai Raup Pendapatan Tiga Kali Lipat

11 Agustus 2022 - 12:16 WIT

Jelang 17 Agustus, Penjual Pernak-pernik di Halmahera Utara Mulai Ramai

11 Agustus 2022 - 09:15 WIT

Trending di DAERAH