Lokasi pembangunan gedung laboratorium kesehatan masyarakat (Lapkesmas) resmi berpindah tempat disamping jalan kantor Satpol-PP Morotai.
Yang sebelumnya lokasi pembangunan gedung tersebut di Pasar CBD tepatnya di samping kantor Dishub.
Plt Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes-KB) Pulau Morotai, Maluku Utara, Anhar Tofure mengatakan bahwa hari ini kita sudah mulai pengukuran lahan pembangunan gedung laboratorium kesehatan masyarakat.
“Jadi yang ukur lahan ini langsung dari Dinas PUPR dan pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut,” kata Anhar, ketika diwawancarai wartawan, Rabu (30/7/2025).
Anhar bilang, setelah pengukuran selesai maka sehari dua kita langsung lakukan pembersihan lokasi tersebut.
“Minggu kedua itu material sudah masuk dilokasi setelah pembersihan lahan selesai,” terangnya
Menurut Anhar, tujuan dari pembangunan gedung ini untuk membackup maslah kesehatan. Terutama yang namanya laboratorium itu kan mempertajam maslah pemeriksaan penunjang kesehatan, agar dokter lebih mudah melakukan diagnosa.
Selain itu, kebutuhan lain tentang penyakit masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan laboratorium dan di upayakan setelah pembangunan ini, tidak perlu kita harus kirim keluar dan bisa laksanakan pemeriksaan laboratoriumnya di sini.
“Maksudnya penunjang yang menyangkut dengan laboratorium itu kan kita tidak harus keluar, karena di sini kita sudah bisa diagnosa,” tuturnya
Ditanya berapa nilai proyek tersebut, Anhar mengaku, bahwa total anggaran untuk pembangunan gedung laboratorium kesehatan ini senilai Rp 15,3 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025.
“Saya berharap pembangunan ini sesuai dengan kalender yang di tetapkan. Mudah-mudahan dengan waktu yang ditentukan dan manfaatnya bisa di rasakan masyarakat luas, khususnya masyarakat morotai,” tandasnya
Penulis: Faisal Kharie












