Terdakwa Kasus Setubuhi Anak Kandung di Halmahera Utara Dituntut 18 Tahun Penjara

Foto Ilustrasi

Pengadilan Negeri (PN) Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali melanjutkan sidang perkara pidana atas nama terdakwa RM alias O (39) pada Senin (20/02/2024).

Pria asal Desa Rawajaya, Kecamatan Tobelo yang diduga menyetubuhi 2 orang anak kandungnya sejak tahun 2019, yang saat kejadian masih di bawah umur.

Hendra Wahyudi Hakim sekaligus Juru Bicara PN Tobelo, menjelaskan bahwa pada persidangan yang berlangsung secara tatap muka pada Senin 29 Januari siang.

“Dengan agenda pembacaan tuntutan pidana dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Halmahera Utara,” jelas Hendra.

Dalam agenda sidang tersebut, kata Hendra, bahwa JPU memohon agar Majelis Hakim PN Tobelo menjatuhkan putusan yaitu menyatakan terdakwa RM alias O terbukti secara sah.

Dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 81 ayat (3) jo. Pasal 76D Undang-undang tentang Perlindungan Anak jo. Pasal 64 KUHP.

“Oleh karenanya, menuntut agar terdakwa dijatuhi pidana penjara 18 tahun dan denda sebesar Rp 100 juta, subsider 6 bulan kurungan,” tuturnya

Hendra bilang, adapun keadaan yang memberatkan dan meringankan. Sehingga JPU mengajukan tuntutan pidana tersebut yaitu keadaan yang memberatkan.

Dimana, terdakwa merupakan orang tua kandung para anak korban yang seharusnya mendidik dan menjaga anak korban.

Terdakwa memberikan trauma yang mendalam pada anak korban, terdakwa merusak masa depan para anak, terdakwa menghambat proses pendidikan para anak, terdakwa membuat anaknya hamil, terdakwa melakukan perbuatannya berulang kali.

“Jadi terdakwa menyesali perbuatanya, dan kooperatif selama proses persidangan,” ungkapnya

Atas tuntutan pidana tersebut, tambah Hendra, terdakwa dan penasihat hukumnya hanya mengajukan permohonan keringanan hukum.

“Sehingga sidang akan dilanjutkan dengan pengucapan putusan pada Senin pekan depan,” tandasnya


Penulis: Jovi Pangkey
Editor: Faisal Kharie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *