Tersisa 1 Anggota DPRD Morotai dan 3 Staf Sekwan ‘Belum’ Lunasi Sisa Temuan

Ilustrasi

Mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepulauan Morotai, Maluku Utara, Sobeng Suradal mengungkapkan bahwa.

Saat ini masih tersisa empat orang yang belum melunasi sisa temuan, diantaranya satu anggota DPRD Morotai, dan tiga Staf Sekretariat Dewan (Sekwan).

Atas dugaan kasus anggaran perjalanan dinas dan uang reses tahun 2020 senilai Rp 550.121.399

“Jadi sampai hari ini (Rabu,red) tanggal 08 November 2023, masih terdapat empat orang belum lunasi sisa temuan dengan jumlah total Rp 55.688.661,” ungkap Sobeng ketika dikonfirmasi zonamalut.id melalui pesan WhatsApp, Rabu (8/11/2023).

Tak hanya itu, Sobeng lantas menyebutkan masing-masing sisa temuan ke empat orang itu, dengan rincian sebagai berikut.

Diantaranya, Ruslan Ahmad (Anggota DPRD), sisa temuan Rp 13.569.045

“Sementara ke tiga orang Staf Sekwan yakni, Adam Djailani, sisa temuan Rp 800.000, Gamaria Mandea, sisa temuan Rp 14.700.000, dan Nur Ismail, sisa temuan Rp 27.650.000,” tuturnya

Sobeng bilang, ke empat orang ini diberikan waktu untuk melunasi sisa temuan mereka sampai diakhir bulan ini.

“Apabila diakhir bulan November ini mereka tidak melunasi, maka langsung ditindaklanjuti secara hukum,” tegasnya

Diketahui, belasan anggota DPRD Morotai yang sudah melunasi sisa temuan mereka, diantaranya Rusminto Pawane, Fahri Hairuddin, Judi R.D Dadana, Rasmin Fabanyo.

Suiab Hi Kamel, Suhari Lohor, Richard Samatara, Fadli Djaguna, Basri Rahaguna, Deni Garuda, Edy Ederson Hape, Mahmut Kiat, Bahrudin Burhan, Hean Rakomle.

Asmawati Mamurang, Sherly Jaena, Wilson Julis, Zainal Karim, dan Irwan Soleman.


Penulis: Faisal Kharie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *