Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 31 Agu 2021 22:19 WIT ·

Tiga Desa di Halmahera Barat Dikategorikan Bahaya Narkoba


 Usai penandatangan perjanjian nota kesepahama Kepala BNN, Bupati dan Wakil Bupati serta Ketua DPRD Halmahera Barat melakukan foto bersama || Foto: Istimewa Perbesar

Usai penandatangan perjanjian nota kesepahama Kepala BNN, Bupati dan Wakil Bupati serta Ketua DPRD Halmahera Barat melakukan foto bersama || Foto: Istimewa

JAILOLO – Kepala Badan Narkotika (BNN) Provinsi Maluku Utara, Wisnu Handoko menyebut 3 desa di Halmahera Barat masuk kategori bahaya narkoba.

Hal tersebut, berdasarkan hasil survei dan penelitian antara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Narkotika Nasional (BNN) serta masukan dari Kepolisian Daerah setempat.

“Dari hasil penelitian antara BNN, LIPI dan Kepolisian daerah setempat, kemudian dianalisa dan dikaji, dan hasil dikeluarkan melalui surat edaran dari BNN RI ada 2.284 daerah yang bahaya dan waspada narkoba diseluruh Indonesia,”kata Wisnu usai melakukan Penandatanganan Perjanjian Nota Kesepahaman, antara BNN provinsi Malut dan Pemda Halbar, tentang Kabupaten/Kota tanggap ancaman Narkoba (Kotan) di Kantor Bupati Halbar, Selasa (31/8).

Provinsi maluku utara, kata dia, ada 46 daerah yang bahaya narkoba, dari 46, 3 diantaranya ada di halmahera barat.

“Artinya 46 itu sampai ditingkat kota, kelurahan dan desa dari 10 kabupaten/kota di malut, dan ternate ada 26 kelurahan yang rawan, untuk halbar ada tiga desa yaitu Gufasa, Guaemadu dan Galala,”ungkap Wisnu.

Ia bilang, Kotan merupakan payung hukum yang akan membentuk desa bersih narkoba, merupakan petunjuk dari kepala BNN RI nomor 4 tahun 2019, bahwasannya seluruh kabupaten/kota untuk membentuk Kotan.

“Tentunya ini salah satu upaya kita mengimplementasi arahan dari kepala BNN RI secara uji komplet, bekerjasama dengan pemda halbar untuk memerangi narkoba dengan membuat payung hukum dulu oleh bupati, setelah Kotan terbentuk baru desa Bersinar, dan sasaranya 3 desa tadi bersih narkoba,”ujarnya

Menurutnya, untuk antisipasi kedepan, strategi BNN Malut ada tiga pendekatan dalam memerangi narkoba, tentunya mengajak kepala daerah seperti bupati dan wali kota dan seluruh komponen masyarakat serta media cetak dan online, sebagai mitra untuk mengedokasi, meliterasi dan mensosialisasi atas waspada dan perang melawan narkoba.

“Sehingga implementasi langkah selanjutnya mengantisipasi daerah yang waspada narkoba, masing – masing kepala daerah akan membentuk payung hukum Kotan ini,”ucapnya.

Di lain sisi, Bupati Halmahera Barat, James Uang dalam kesempatan itu mengungkapkan rasa terima kasih
kepada BNN Malut yang sudah turut bekerja untuk mencegah ancaman Narkoba di Halbar.

“Karena bagaimana pun masyarakat halbar menjadi perhatian kita semua, terutama selaku bupati, targetnya harus menyelamatkan masyarakat dari bahaya narkoba, dan itu inti yang harus dilakukan,”kata James

“Dengan hari ini penandatanganan perjanjian nota kesepahaman maka kita akan buat peraturan bupati, dan nantinya menjadi payung hukum dan ditugaskan kepada SKPD sampai pada tingkat desa dan RT,”sambungnya

Politikus Partai Demokrat itu menambahkan perbup ini akan menjadi payung hukum sehingga diimplementasi programnya agar pencegahan itu mulai dari desa, kecamatan sampai kabupaten.

“Kita bareng perang membersih narkoba, sehingga masyarakat kita terselamatkan dari bahaya dan ancaman narkoba, semoga kita tidak tergoda dan tidak terpengaruh oleh narkoba, karena itu mengancam generasi kita semua yang ada di kabupaten halmahera barat,”pungkasnya.


Penulis: Tim
Editor: Zulfikar Saman

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Soal Usulan Pejabat, Bupati Morotai Sebut Media Provokator

17 Mei 2022 - 11:43 WIT

Kuasa Hukum Tetap Mengawal Kasus Dugaan Penipuan di Halmahera Utara

16 Mei 2022 - 19:28 WIT

Sidang Sinode ke-29 Berakhir, Pdt Demianus Ice Terpilih Kembali Ketua GMIH Malut

14 Mei 2022 - 10:20 WIT

Unggul di 4 TPS, Riswan S Totona Siap Dilantik jadi Kades Daruba

13 Mei 2022 - 13:03 WIT

Selisih 249 Suara, M. Aridh Pua Menang Telak di Pilkades Muhajirin

12 Mei 2022 - 20:55 WIT

AWPI Halmahera Utara Sosialiasi Peran Media dan Perkara Hukum kepada Pelajar

12 Mei 2022 - 09:49 WIT

Trending di DAERAH