Menu

Mode Gelap
Jelang Nataru, Dinas PTSP Halmahera Utara Bakal Tertibkan Tempat Hiburan Malam Masih Ada Anggota DPRD Morotai yang Belum Selesaikan Temuan BPK Mantan Ajudan Bupati Morotai Kalah Praperadilan di PN Tobelo DPRD Halmahera Utara Mulai Bahas RPJMD Rancangan APBD 2022 Halmahera Barat Alami Defisit 217 Miliar

DAERAH · 23 Apr 2021 02:31 WIT ·

Tim Sukses Ngamuk di Kantor BKD, Bupati Halmahera Barat Bungkam


 Bupati Halmahera Barat, James Uang || Foto: Istimewa Perbesar

Bupati Halmahera Barat, James Uang || Foto: Istimewa

JAILOLO – Bupati Halmahera Barat, Maluku Utara, James Uang bungkam saat ditanya awak media terkait aksi pengancaman dan pengerusakan oleh empat oknum tim suksesnya di kantor Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD), pada Rabu (24/4) kemarin.

Pertanyaan yang dikirimkan zonamalut.id melalui pesan Whatsapp, soal keempat oknum tim sukses yang membuat keributan di kantor BKD tersebut tidak digubris oleh orang nomor satu di Pemkab Halmahera Barat itu.

Padahal pesan yang dikirimkan sudah tanda centang biru, artinya pesan sudah dibaca.


Tim JUJUR Ngamuk di Kantor BKD Halmahera Barat, Ada Apa?


Sebelumnya, keempat oknum tim sukses tersebut mengamuk hingga membanting pot bunga yang ada di kantor BKD pada Rabu (21/04), lantaran mereka menuding
kepala BKD, Jubari Latif menghambat pelantikan pejabat eselon III.

Anggota DPRD Halbar, Dasril Usman, mengecam sikap premanisme empat oknum tim pemenang pasangan James Uang-Djufri Muhamad (JUJUR) tersebut.

Ia bilang, aksi pengancaman disertai pengrusakan itu tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun. Apalagi orang-orang tersebut merupakan orang-orang dekat Bupati dan Wakil Bupati.

“Faktanya sekarang ini, pak James dan pak Djufri sudah bukan lagi calon bupati dan Wakil Bupati melainkan bupati dan wakil bupati, jadi namanya tim sukses, tak boleh lagi dimunculkan dalam kamus pemerintahan,”tegas Dasril

“Suka tidak suka, saat ini publik menunggu sikap Bupati dan Wakil sejauh mana komitmen dalam penegakan demokrasi di Halmahera Barat,”sambungnya

Dia meminta ada ketegasaan dari Bupati dan Wakil Bupati soal keributan yang terjadi di kantor BKD kemarin.

“Jika tidak, jangan pernah salahkan pikiran publik, kalau Bupati dan Wakil dianggap sengaja membiarkan aksi yang mengarah pada anti demokrasi di Halmahera Barat,”tegas Anggota DPRD dari Fraksi PAN ini.

Kata dia, pemerintah daerah, DPRD dan seluruh masyarakat di daerah ini, bertugas menjaga marwah pemerintahan. Sehingga Bupati didesak agar segera tindaklanjuti kasus ini ke penegak hukum.

“Perbuatan tidak terpuji seperti yang terjadi kemarin di BKD, tidak menutup kemungkinan, akan terjadi di dinas-dinas lainnya, bahkan mungkin DPRD sendiri,”tandasnya


Penulis: Zulfikar Saman

Artikel ini telah dibaca 205 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Soal Usulan Pejabat, Bupati Morotai Sebut Media Provokator

17 Mei 2022 - 11:43 WIT

Kuasa Hukum Tetap Mengawal Kasus Dugaan Penipuan di Halmahera Utara

16 Mei 2022 - 19:28 WIT

Sidang Sinode ke-29 Berakhir, Pdt Demianus Ice Terpilih Kembali Ketua GMIH Malut

14 Mei 2022 - 10:20 WIT

Unggul di 4 TPS, Riswan S Totona Siap Dilantik jadi Kades Daruba

13 Mei 2022 - 13:03 WIT

Selisih 249 Suara, M. Aridh Pua Menang Telak di Pilkades Muhajirin

12 Mei 2022 - 20:55 WIT

AWPI Halmahera Utara Sosialiasi Peran Media dan Perkara Hukum kepada Pelajar

12 Mei 2022 - 09:49 WIT

Trending di DAERAH